Puluhan Warga Way Gubak Ngadu ke DPRD, Tuntut Akses Jalan Makam

“Kami masyrakat ingin ada jalan akses ke kuburan, itu saja. Karena kuburan itu milik warga sudah bertahun-tahun dan ada sertifikat"

Puluhan Warga Way Gubak Ngadu ke DPRD, Tuntut Akses Jalan Makam
Tribunlampung/Romi
20 Warga Way Gubak Ngadu ke DPRD Bandar Lampung 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Keingginan warga RT 001-005 kampung Ketapang Kelurahaan Way Gubak kecamatan Sukabumi meminta jalan akses terhadap makam warga. Ini disampaikan langsung duapuluhan perwakilan warga dalam rapat bersama dengan perusahaan PT Alam Tirta Sari, Dinas Tata Kota di Komisi III DPRD Bandar Lampung, Jumat (11/3/2016)

Sejumlah perwakilan warga meminta DPRD memfasilitasi keinginan warga meminta jalan akses makam terhadap perusahaan yang beraktifitas di dekat pemakaman warga.

“Kami masyrakat ingin ada jalan akses ke kuburan, itu saja. Karena kuburan itu milik warga sudah bertahun-tahun dan ada sertifikat, menjadi makam warga lima RT dari dua Kecamatan Panjang dan Sukabumi,” ujar Khatif perwakilan masyrakat, yang disampaikan dalam rapat di Komisi III yang dipimpin Sekretaris Komisi Muchlas E Bastari dan anggota Yuhadi, Achmad Riza, Fandi Tjandra, dan Indrawan, Khairul Akmal perwalikan distako.

Menurut Khatif, sejak adanya aktifitas PT Alam Tirta Sari milik Surydi alias Tiansu, akses jalan ke kuburan ditutup, sehingga akses warga ke pemakaman tidak bisa.

Sementara Bambang selaku perwakilan PT ATS, mengaku pihaknya tidak mengetahui jika tanah yang dibeli dua tahun lalu ada pemakaman warga, sedangkan lahan yang diminta untuk jalan tersebut merupakan tanah pribadi.
Bambang juga belum bisa memutuskan terkait keingina warga yang meminta jalan akses, karena ia menyerahkan sepenuhnya ke DPRD Kota untuk memfasilitasi dan menggelar pertemuan agar ada jalan keluar. (*)

Penulis: Romi Rinando
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved