Kasus Sabotase Rel, Anggota DPRD: Jangan Jadi Legitimasi Pembangunan Pagar Pembatas

Sehingga, praduga sabotase untuk melegitimasi berdirinya pagar pembatas rel, tidak timbul.

Kasus Sabotase Rel, Anggota DPRD: Jangan Jadi Legitimasi Pembangunan Pagar Pembatas
TRIBUN LAMPUNG/ROMI RINANDO
Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Muchlas E Bastari 

Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Sekretaris Komisi III DPRD Bandar Lampung Muchlas E Bastari meminta sabotase perjalanan kereta api bisa disikapi dengan bijak.

Sehingga, praduga sabotase untuk melegitimasi berdirinya pagar pembatas rel, tidak timbul.

Pasalnya, kata Muchlas, selama bertahun-tahun, tidak pernah ada gangguan sabotase perjalanan kereta api, yang melintas di wilayah Bandar Lampung. Apalagi, hal itu dilakukan sampai memalangkan beton.

“Selama ini, tidak ada pernah ada sabotase. Makanya, harus berpikir bijak, jangan sampai kejadian ini untuk melegitimasi berdirinya pembatas rel kereta. Seolah-olah, ada gangguan perjalanan kereta jika jalur kereta tidak dipagar. Karena selama bertahun-tahun, tidak ada gangguan seperti ini,” ujar Muchlas, Minggu (27/3/2016).

Sebelumnya diberitakan, perlintasan kereta api di kilometer 10, dekat Jalan layang Gajah Mada, disabotase orang tak dikenal, Jumat (25/3/2016). Sabotase dilakukan dengan memalangkan beton di atas jalur rel.

Akibatnya, perjalanan kereta api rute Tanjungkarang-Tarahan sempat terhenti.

Penulis: Romi Rinando
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved