Foto Angkasa Sungai Nil Berwarna Merah, Persis Kisah Nabi Musa
Gambar foto angkasa dari Sungai Nil di Mesir yang berwarna merah sempat bikin heboh netizen, ketika beredar di media sosial.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Gambar foto angkasa dari Sungai Nil di Mesir yang berwarna merah sempat bikin heboh netizen, ketika beredar di media sosial.
Foto tersebut diambil oleh ESA (European Space Agency) atau Badan Antariksa Eropa, pada 3 Maret 2016 lalu.
Dalam kisah Nabi Musa, sungai ini dikisahkan pernah berwarna merah, karena wabah penyakit yang membuat sungai ini penuh darah.
Tak mengherankan, banyak yang menerka-nerka penyebab merahnya sungai Nil dalam foto tersebut.
Namun, penjelasan ESA akhirnya mementahkan bahwa air di Sungai Nil memang berwarna merah seperti yang nampak di foto.
Menurut mereka, warna merah itu hanyalah hasil pecitraan komputer terhadap warna vegetasi atau tumbuh-tumbuhan.
Lewat identifikasi kamera, vegetasi atau tumbuhan yang ada di sepanjang aliran Sungai Nil dicitrakan dengan warna merah.
Ini tidak menunjukkan bahwa air di Sungai Nil berwarna merah.
Pihak ESA menyebut, foto satelit ini bisa membantu peneliti untuk memetakan daerah berdasar jenis vegetasi.
Foto ini diambil oleh alat foto angkasa bernama Sentinel-3A.
Misi utama Sentinel-3A adalah meneliti lautan, mengukur kedalaman dan ketinggian berdasarkan warna, temperatur, dan sebagainya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/foto-sungai-nil-dari-angkasa_20160402_220827.jpg)