Denmark Lirik Perkebunan Jagung dan Tebu

Mentan menawarkan lahan yang tersedia luas di beberapa daerah di Indonesia. "Kami tawarkan lahan 2 juta hektare," katanya.

Editor: Andi Asmadi
ANTARA/DEDHEZ ANGGARA
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melihat proses panen padi menggunakan mesin Combine Harvester saat panen raya di Cikedung, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (30/3). Kementerian Pertanian menargetkan produksi 10 juta ton gabah dalam puncak musim panen pada Februari-Maret 2016. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Denmark berminat untuk investasi di bidang pertanian dan peternakan. Hal itu terungkap dari pertemuan antara Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dengan Menteri Lingkungan dan Pangan Denmark, Esben Lunde Larsen, di Jakarta, Selasa (12/4/2016).

Di sektor pertanian, Denmark tertarik berinvestasi pada perkebunan jagung dan tebu. Sedangkan di sektor peternakan, negara Skandinavia tersebut berminat membangun peternakan unggas, sapi, babi, dan produksi susu.

"Kami mengundang Denmark untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya untuk jagung, gula, dan sapi potong. Termasuk pula untuk sugar plantation (perkebunan tebu)," kata Mentan Andi Amran.

Mentan menawarkan lahan yang tersedia luas di beberapa daerah di Indonesia. "Kami tawarkan lahan 2 juta hektare. Satu juta hektare untuk peternakan sapi, 500 ribu hektare untuk jagung, dan 500 ribu hektare lagi untuk perkebunan tebu," ujarnya.

Meski demikian, Mentan Andi Amran menegaskan, pembicaraan Menteri Lingkungan dan Pangan Denmark itu baru sebatas pembicaraan mengenai peluang bisnis.

Nantinya, Esben akan meneruskan peluang itu kepada investor Denmark. Diperkirakan, pada tahun ini audah mulai dilakukan penandatanganan nota pesepahaman atau MoU. (rls)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved