Di Kampung Bumi Dipasena Mulya, 320 Ribu Ekor Benih Hasilkan Udang 4,6 Ton

Supito, perekayasa teknologi budidaya BBPBAP Jepara menyampaikan, tambak udang di Bumi Dipasena Tuba sejauh ini masih sangat potensial dan menjanjikan

Di Kampung Bumi Dipasena Mulya, 320 Ribu Ekor Benih Hasilkan Udang 4,6 Ton
TRIBUN LAMPUNG/Endra Zulkarnain
Panen budidaya percontohan udang di Kampung Bumi Dipasena Mulya, Rabu (13/4/2016). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, RAWAJITU - Puluhan petambak udang Dipasena di Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang (Tuba) menghadiri panen budidaya percontohan di Kampung Bumi Dipasena Mulya, Rabu (13/4/2016).

Panen budidaya percontohan merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan, BBPBAP Jepara, Perhimpunan Petambak Plasma Udang Windu (P3UW) Lampung, dan Kemitraan Bumi Dipa.

Panen budidaya percontohan menjadi isyarat bahwa tambak udang di wilayah Bumi Dipasena sejauh ini masih sangat produktif.

Dari dua petak tambak yang dijadikan percontohan, dengan jumlah penebaran benih 320 ribu ekor udang vannamei, total hasil yang dicapai sebesar 4,6 ton dengan ukuran 50 ekor per kilogram.

Supito, perekayasa teknologi budidaya BBPBAP Jepara menyampaikan, tambak udang di Bumi Dipasena Tuba sejauh ini masih sangat potensial dan menjanjikan.

Untuk menggeliatkan kembali produksi udang di daerah berikat itu, Supito mengatakan, petambak hanya memerlukan bimbingan teknis dan pelatihan teknologi budidaya terkini. Dengan begitu, hasil usaha budidaya yang dijalankan bisa lebih maksimal.

"Saat ini, petambak membutuhkan pengawalan dan pendampingan teknis budidaya, agar produksi seperti ini bisa terus berkelanjutan," ujar Supito, di sela-sela panen budidaya percontohan, Rabu siang.

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved