Headline News Hari Ini

Banyak Lahan ”Tidur” di Pesisir Teluk Bandar Lampung Mangkrak

Aset Pemkot Bandar Lampung berupa Water Front City kini masih terbengkalai.

Penulis: Dewi Anita | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUN LAMPUNG/Romi Rinando
Wilayah pesisir teluk Bandar Lampung. 

BANDAR LAMPUNG, TRIBUN – Mungkin banyak warga yang bertanya soal kelanjutan proyek reklamasi di pesisir teluk Bandar Lampung? Mungkin tidak sedikit pula yang ingin tahu bagaimana kelanjutan megaproyek Water Front City.

Sejak dibangun pada masa kepemimpinan Wali Kota Eddy Sutrisno 2009 silam, aset Pemkot Bandar Lampung berupa Water Front City kini masih terbengkalai.

Hanya terdapat hamparan lahan yang luas di lokasi yang berada di belakang Bukit Kunyit tersebut. Gerbang megah di sisi kiri dan kanan yang menyambut siapa pun yang berkunjung ke sana tampak mubazir.

Belum lagi reklamasi yang dikelola PT Sekar Kanaka Langgeng (SKL) di sekitar Way Kuala dan Way Lunik, Panjang. Kondisinya tidak jauh berbeda.

Namun, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN membantah bahwa reklamasi di wilayah pesisir Kota Bandar Lampung, khususnya di Jalan Yos Sudarso, tidak membawa manfaat bagi masyarakat. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa seluruh proyek reklamasi tersebut telah mengantongi izin.

Baca selengkapnya di koran Tribun Lampung terbit Senin, hari ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved