Protes Penyedotan Pasir, Nelayan Sungai Burung Segel Alat Berat
Aksi protes dilampiaskan warga dengan menyegel salah satu alat berat, yang digunakan untuk aktivitas penambangan.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Ridwan Hardiansyah
Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Ratusan nelayan asal Sungai Burung Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang (Tuba) menyerbu lokasi penyedotan pasir di Kampung Sungai Burung, Rabu (27/4/2016) siang.
Mereka mendatangi lokasi penyedotan pasir dengan menaiki perahu cepat (speed boat) dan puluhan perahu nelayan.
Mereka memprotes aksi penambangan yang dilakukan PT Makmur Anugrah Mandiri Sejahtera, lantaran khawatir hasil tangkapan ikan laut akan berkurang.
Aksi protes dilampiaskan warga dengan menyegel salah satu alat berat, yang digunakan untuk aktivitas penambangan.
Menurut salah satu nelayan, Haji Ashar, jika aktivitas penambangan pasir laut dibiarkan, hal itu akan berdampak pada kehidupan para nelayan dalam jangka panjang.
"Jika ini kami biarkan, bagaimana dengan penghasilan kami sebagai nelayan. Setelah pasirnya laut disedot, akan terjadi abrasi, bibit ikan akan hilang, tempat ikan bertelur juga rusak. Sehingga, kami menolak keras adanya penambangan pasir ini." terang Ashar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/nelayan_20160427_152106.jpg)