10 Hari Operasi Patuh, Polisi Tindak 1.500 Pelanggar Lalu Lintas di Lamsel dan Pesawaran

Jumlah tersebut merupakan hasil pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2016 selama 10 hari.

10 Hari Operasi Patuh, Polisi Tindak 1.500 Pelanggar Lalu Lintas di Lamsel dan Pesawaran
Akhdi martin pratama
Ilustrasi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Selatan (Lamsel) melakukan penindakan ke 1.500 pelanggar lalu lintas, selama Operasi Patuh Krakatau 2016.

Jumlah tersebut merupakan hasil pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2016 selama 10 hari.

Kasat Lantas Polres Lamsel Ajun Komisaris Mubiarto Banu Kristanto mengatakan, jumlah tersebut merupakan hasil Operasi Patuh Krakatau 2016 di Lamsel dan Pesawaran.

“Untuk Ops Patuh, penindakan memang menjadi titik berat pelaksanaan operasi. Tujuannya untuk memberi efek jera bagi pelanggar aturan berlalu lintas,” ujarnya, Rabu (25/5/2016).

Menurut mantan Kasat Lantas Polres Tulangbawang (Tuba) itu, pelanggaran terbanyak berupa tidak memiliki SIM serta tidak membawa STNK, dan tidak menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor.

“Tapi, ada juga untuk kendaraan, seperti kendaraan truk, yang memiliki kelebihan muatan serta pelanggaran peraturan lalu lintas lainnya,” terang Mubiarto.

Pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2016 dimulai sejak 15 Mei lalu. Operasi tersebut akan berlangsung selama 14 hari hingga 29 Mei mendatang.

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved