Langgar Aturan di Kawasan Tertib Lalu Lintas Lamsel, Pengguna Jalan Bisa Kena Sanksi Lebih Berat

Sebelumnya, Kasubdit Dikyasa Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Briyan B Said meminta jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Lamsel untuk memberikan sanksi

Langgar Aturan di Kawasan Tertib Lalu Lintas Lamsel, Pengguna Jalan Bisa Kena Sanksi Lebih Berat
TRIBUN LAMPUNG/Bayu Saputra
Ilustrasi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Penerapan sanksi hukuman lebih berat bagi pelanggar lalu lintas di kawasan tertib lalu lintas (KTL), di jalan utama Kalianda, sudah mulai diterapkan Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Selatan (Lamsel).

“Memang, untuk pelanggar peraturan lalu lintas di KTL, sanksinya lebih berat dari kawasan non-KTL. Itu sudah kami terapkan. Ada tanda khusus untuk pelanggar di KTL,” terang Kasat Lantas Polres Lamsel Ajun Komisaris Mubiarto Banu Kristanto, Jumat (27/5/2016).

Sebelumnya, Kasubdit Dikyasa Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Briyan B Said meminta jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Lamsel untuk memberikan sanksi hukuman lebih berat, kepada para pelanggar lalu lintas di jalur KTL di Kalianda.

Hal itu disampaikan saat ia melakukan peninjauan pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2016, Kamis (26/5/2016).

“Pelanggar lalu lintas di kawasan KTL, harus diberi sanksi hukuman lebih. Sanksi denda pelanggarannya harus dua kali lipat dari kawasan non-KTL. Kalau pelanggaran di jalur non-KTL denda Rp 200 ribu, kawasan KTL menjadi Rp 400 ribu,” ujarnya.

Menurutnya, pemberian sanksi hukuman lebih berat tersebut untuk memberi efek jera yang lebih. Sehingga, penegakan aturan di jalur KTL benar-benar dapat lebih efektif dan berjalan.

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved