Tak Bisa Ditunda, Pembangunan Pasar Sukoharjo Itu Harus! Ini Alasannya

Sementara, waktu pekerjaan pembangunan gedung pasar tersebut selama 150 hari kerja, terhitung sejak 20 April 2016.

TRIBUN LAMPUNG/Robertus Didik Budiawan
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Pringsewu Maryati saat mengunjungi Pasar Sukoharjo, Jumat (27/5/2016). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Pringsewu Maryati mengatakan, pembangunan Pasar Sukoharjo harus tetap mereka laksanakan.

Sebab, proyek senilai Rp 718 juta itu telah selesai tender.

"Kalau sudah tender, sudah diteken, harus dilaksanakan. Kalau tidak (dilaksanakan), saya yang akan kena masalah," ujar Maryati, Jumat (27/5/2016).

Jadi, tambah dia, pekerjaan yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) perdagangan tersebut, harus selesai tepat waktu.

Sementara, waktu pekerjaan pembangunan gedung pasar tersebut selama 150 hari kerja, terhitung sejak 20 April 2016.

Maryati memastikan, sebelum pembangunan dimulai, sosialisasi sudah ada. Sedangkan untuk sosialisasi dan relokasi pedagang sementara waktu, itu merupakan ranah dinas pasar, kebersihan, dan pertamanan.

Maryati mengaku, pihaknya hanya membangun.

Pedagang yang tidak kena pembangunan, menurut dia, tidak dikumpulkan untuk sosialisasi.

Sebelumnya diberitakan, pedagang Pasar Sukoharjo meminta pemkab menunda pembangunan pasar. Mereka menilai, waktu pelaksanaan pembangunan tidak sebab. Sebab, hal itu dilakukan saat Ramadan.

Halaman
12
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved