Piala Eropa 2016
Tak Masuk Skuat Perancis, Karim Benzema Tuding Ada Unsur Politis
Kabar tak sedap itu mencuat setelah legenda Manchester United asal Perancis, Eric Cantona melontarkan pernyataan kontroversial.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PARIS - Bintang Real Madrid Karim Benzema mempertanyakan keputusan pelatih timnas Perancis Didier Deschamps, dalam memilih 23 nama yang akan melakoni turnamen Piala Eropa 2016.
Meski berhasil menjuarai Liga Champions, Deschamps memutuskan tidak memasukkan Benzema ke dalam skuat Perancis.
Dalam wawancara bersama Marca, Rabu (1/6/2016), Benzema menuding Deschamps mendapat tekanan dan tunduk pada salah satu partai politik rasis di Perancis.
"Deschamps tunduk pada salah satu partai yang rasis di Perancis, dia tahu partai ekstremis Perancis dapat mencapai babak kedua dalam dua pemilu terakhir ini," kata Benzema.
Isu rasis menyelimuti keputusan Didier Deschamps dalam memilih 23 pemain, yang akan memperkuat Perancis di turnamen Piala Eropa 2016.
Kabar tak sedap itu mencuat setelah legenda Manchester United asal Perancis, Eric Cantona melontarkan pernyataan kontroversial.
Cantona menilai tak masuknya Benzema dan Hatem Ben Arfa ke skuat Perancis karena dua pemain tersebut merupakan keturunan dari benua Afrika.
Deschamps sendiri belum menanggapi tudingan Benzema dan Cantona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/karim-benzema_20160601_115648.jpg)