Cara Penanganan Rasa Trauma Akibat Di-bully
Apakah rasa trauma akibat dibully pada masa anak -anak dapat ditangani saat beranjak dewasa? Mohon penjelasannya.
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kepada Yth Psikolog. Apakah rasa trauma akibat dibully pada masa anak -anak dapat ditangani saat beranjak dewasa? Mohon penjelasannya.
Pengirim: +6285796322xxx
Perkuat Diri Pada Hal Positif
Kami jelaskan bahwa saat masih kanak-kanak dan mengalami bullying biasanya meninggalkan trauma pada anak-anak. Trauma itu berupa rasa takut yang mendalam. Namun setiap orang biasanya memiliki efek yang berbeda terhadap dampak bullying.
Ada yang mampu mengatasinya dengan baik namun ada juga yang menyimpannya sehingga berlanjut sampai dewasa, bahkan terkadang dendam dan melakukan bullying kepada orang lain.
Hal-hal yang bisa anda lakukan adalah:
1. Jangan memposisikan bahwa diri anda layak untuk dibully,
2. Biasanya orang yang suka membully adalah orang-orang yang bermasalah sehingga yang bersangkutan merasa hebat dan kuat dengan cara menekan dan mengejek orang lain bahkan terkadang berbuat kekerasan, namun kita perlu memaafkannya karena itu akan menyembuhkan luka anda,
3. Perkuat diri anda dengan hal-hal yang positif dan jangan terpengaruh dengan hinaannya karena orang yang suka membully biasanya memiliki mental yang tidak sehat,
4. Jangan melakukan bully kepada orang lain karena anda tidak akan lepas dari trauma bahkan anda akan ditertawakan dan dilecehkan orang lain,
5. Bertemanlah dengan orang yang memiliki pikiran positif dan sikap yang baik karena masukan positip akan membuat anda memiliki mental yang baik, 6. Mintalah teman dan keluarga anda mendukung supaya anda mampu mengatasi hal buruk ini.
Retno Riani MPsi
Psikolog