Super Lentur, Bocah Gaza Ini Bisa Memutar Tubuhnya 33 Kali dalam Satu Menit

Seorang anak laki-laki asal Gaza, Palestina memiliki bakat yang luar biasa. Ia dapat melakukan backflips hingga kedua kakinya melewati pundak.

Tayang:
Editor: Reny Fitriani
Peoples Daily
Mohammad al-Syekh saat menunjukkan bakat uniknya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GAZA - Seorang anak laki-laki asal Gaza, Palestina memiliki bakat yang luar biasa. Ia dapat melakukan backflips hingga kedua kakinya melewati pundak.

Mohammad al-Syekh (12) dijuluki sebagai Spiderman karena kemampuan uniknya. Ia sangat berharap dapat memecahkan rekor dunia untuk keterampilan akrobatiknya itu.

Namanya mulai mencuat ke permukaan setelah perang Gaza yang menewaskan 2.000 warga Palestina pada tahun 2014. Saat itu, latihan Mohammad sempat terganggu.

Ia kemudian ikut sebuah acara pencarian bakat dan dilihat oleh 14 juta orang. Meskipun tidak menang, tetapi namanya menjadi semakin terkenal.

Dalam sebuah video yang akan diajukan ke Guinnes World of Records, Mohammad melakukan gerakan memutar tubuhnya 33 kali dalam satu menit. Sementara rekor saat ini hanya 29 kali dalam rentang waktu yang sama.

Ia mengaku, belajar gerakan-gerakan sulit itu dari Youtube. Salah satu impiannya adalah ke luar dari Gaza melewati blokade tentara Israel, tetapi belum diizinkan oleh ibunya.

Ia pun merasa sedih karena tidak dapat bertemu langsung dengan para pendukungnya.

"Saya sedih karena tidak bisa bertemu dan berinteraksi dengan dunia karena blokade," kata Mohammed seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (4/6/2016).

Sebenarnya, pelatih bocah itu yakni Mohammed Lubbad telah mencoba membuka pusat pelatihan untuk olahraga tak biasa, seperti parkour.

Namun karena kehabisan uang, maka pusat pelatihan itu ditutup.

Setelah mengikuti ajang pencarian bakat, Mohammad ditawari kontrak pelatihan di luar negeri dan pembinaan agar dapat ikut kompetisi Arab maupun internasional.

Hanya saja, pihak keluarga belum mengizinkan karena menganggap Mohammad masih terlalu kecil.

Sang ibu menegaskan bahwa keterampilan akrobatik anak bungsunya tidak boleh merusak pendidikannya.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved