Headline News Hari Ini

Jasad Pansor Dimakamkan di Jakarta

Hasil tes DNA yang diumumkan pada 30 Mei 2016, memastikan jasad itu adalah bagian tubuh Pansor.

Editor: taryono
Tribun Lampung
M Pansor 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Menjelang Ramadan seperti sekarang ini, perbuatan baik yang dilakukan Muhammad Pansor (48), anggota DPRD Bandar Lampung yang ditemukan tak bernyawa di OKU Timur, Sumatera Selatan, menjadi kenangan tersendiri bagi warga di Kelurahan Sawah lama, Bandar Lampung.

"Setiap menjelang Ramadan, beliau berkeliling kampung menggunakan sepeda putih untuk membagikan sedekah kepada warga," kata Ria, tetangga Pansor di Sawah Lama, yang dihubungi Tribun, Sabtu (4/6).

"Beliau selalu bersedakah. Rezeki yang diperolehnya sebagian dibagikan kepada warga sekitar. Tidak banyak, rata-rata Rp 100 ribu per orang. Perbuatan beliau menjadi kenangan bagi kami di saat kepergiannya sekarang ini," katanya.

Pansor, sebagaimana diberitakan sebelumnya, diketahui menghilang pada 15 April 2016. Pada 19 April 2016, ditemukan bagian tubuh yang tidak utuh di Sungai Oku Timur, Sumatera Selatan, yang diduga adalah jasad Pansor.

Hasil tes DNA yang diumumkan pada 30 Mei 2016, memastikan jasad itu adalah bagian tubuh Pansor.

Pihak kepolisian, baik dari Polda Lampung maupun Polda Sumsel, masih menyelidiki kasus pembunuhan Pansor. Sedangkan jasad Pansor yang ditemukan di sungai OKU Timur, sudah diterbangkan dan dimakamkan di Jakarta, Sabtu kemarin.

Zaini, Ketua RT di mana Pansor bermukim bersama keluarganya, menyatakan tak tahu di mana jasad korban akan dimakamkan.

Dia mengaku hingga saat ini warga sekitar bagai tak percaya orang sebaik Pansor meninggal dengan cara yang mengenaskan.

"Selama ini, kami di lingkungan bergaul dekat dengan almarhum selayaknya teman. Apalagi saya dan beliau itu seumuran. Kalau Salat Jumat, kami sering ke Masjid Mujahidin bersama-sama," paparnya kepada Tribun.

Saat akan memasuki Ramadan seperti sekarang ini, kata Zaini, warga terkenang pada Pansor. "Kami kehilangan orang yang ramah dan baik hati," ujarnya.

Dari pantauan Tribun sejak siang hingga malam pukul 19.24 WIB, tak terlihat aktivitas apapun di kediaman Pansor di Jalan Yudistira, Kelurahan Sawah Lama, Tanjungkarang Timur.

Pagar rumah yang berwarna kuning kombinasi hitam ini tertutup rapat. Pintu rumah juga tertutup rapat. Lampu yang berada di garasi rumah duka terlihat menyala tanpa terlihat adanya aktivitas.

Tak terlihat juga adanya tenda dan kursi-kursi yang dipersiapkan keluarga Pansor untuk menggelar Yasinan.

Berita Selengkapnya Baca KORAN Tribun Lampung edisi hari ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved