Sales Gelapkan Uang Perusahaan
BREAKING NEWS: Edi Pakai Kuitansi Kopian untuk Pembayaran Konsumen
"Ada beberapa uang tagihan konsumen yang tidak saya setor ke perusahaan,"
Penulis: wakos reza gautama | Editor: Reny Fitriani
Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Edi Priadi (30), mengakui telah menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja. Edi mengatakan, melakukan hal tersebut sejak awal 2015 lalu. Ia mengatakan, bekerja sebagai sales di perusahaan PT Euro Direct Indo, yang bergerak di bidang distributor alat elektronik.
Sebagai sales, tugas Edi memasarkan produk-produk elektronik ke rumah-rumah. Alat elektronik itu dijual secara kredit. Edi juga bertugas menagih cicilan konsumen tiap bulannya. Setiap pembayaran konsumen, Edi memberikan kuitansi fotokopian kepada konsumen bukan kuitansi asli perusahaan.
"Ada beberapa uang tagihan konsumen yang tidak saya setor ke perusahaan," ujar dia, Selasa (7/6/2016). Uang yang tidak disetor ke perusahaan itu, Edi mengatakan, dipakai untuk diri sendiri. "Ya saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari," ucapnya.
Aksi Edi tercium pihak perusahaan setelah melakukan audit keuangan. Perusahaan mencatat ada Rp 45 juta yang tidak tercatat di kas. Petugas Polresta Bandar Lampung pun menangkap Edi di rumah orangtuanya di Lampung Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/sales-gelapkan-uang-perusahaan3_20160607_153628.jpg)