Polda Usut Oknum Polisi yang Minta Uang ke Keluarga Pembunuhan

Dari penjelasan Harto, diketahui, polisi sudah menggerebek tersangka pembunuhan tiga kali, namun belum ada hasil.

Polda Usut Oknum Polisi yang Minta Uang ke Keluarga Pembunuhan
TRIBUN LAMPUNG/Wakos Reza Gautama
Wajib pajak mengadu persoalan penggelapan dana pajak kepada Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin saat berkantor di Lapangan Saburai, Kamis (14/4/2016). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Wakapolda Lampung Komisaris Besar Bonifasius Tampoi merespons laporan Bambang, yang menyatakan ada oknum Polsek Terusan Nunyai, Lampung Tengah (Lamteng) meminta uang kepada keluarga korban pembunuhan.

Boni mengatakan, pihaknya akan menurunkan tim dari propam untuk mengusut laporan tersebut.

“Saya akan kirim propam untuk cek. Tidak boleh itu, polisi minta uang ke keluarga korban,” kata Boni di Lapangan Saburai, Kamis (9/6/2016).

Boni pun menelepon Kasat Reskrim Polres Lamteng Ajun Komisaris Harto Agung saat itu juga, untuk menanyakan perkembangan kasus pembunuhan Fitri.

Dari penjelasan Harto, diketahui, polisi sudah menggerebek tersangka pembunuhan tiga kali, namun belum ada hasil.

Bambang, warga Gunung Sugih, Lampung Tengah, datang menghadap Kapolda Lampung Brigadir Jenderal Ike Edwin di Lapangan Saburai, Kamis (9/6/2016). Bambang menanyakan perkembangan kasus pembunuhan yang dialami keponakannya satu tahun lalu.

Bambang juga mengadukan ulah oknum polisi yang meminta uang sebesar Rp 2 juta kepada keluarga korban pembunuhan, untuk biaya transportasi polisi.

“Pihak keluarga adanya uang Rp 500 ribu. Diambil juga sama anggota Polsek Terusan Nunyai,” ujar Bambang.

Penulis: wakos reza gautama
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved