Pilkada Tulangbawang 2017
Winarti Gandeng Hendriwansyah Jadi Balon Wakil Bupati di Pilkada Tuba
Sama halnya dengan Winarti, Hendriwansyah juga saat ini masih aktif duduk di DPRD Tulangbawang dengan jabatan wakil ketua III DPRD Tuba.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Peta politik jelang Pilkada Tulangbawang 2017 mulai mengerucut.
Ketua DPRD Tulangbawang Winarti akhirnya melabuhkan pilihan kepada Hendriwansyah sebagai balon wakil bupati yang akan mendampinginya maju di Pilkada Tuba tahun depan.
Sama halnya dengan Winarti, Hendriwansyah juga saat ini masih aktif duduk di DPRD Tulangbawang dengan jabatan wakil ketua III DPRD Tuba.
Selain sama-sama menduduki kursi unsur pimpinan di DPRD Tulangbawang, Winarti dan Hendriwansyah juga tercatat sebagai petinggi partai di Tulangbawang.
Winarti adalah ketua DPC PDIP Tulangbawang adapun Hendriwansyah saat ini menjabat ketua DPD PAN Tulangbawang.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Tulangbawang, Bambang Semedi membenarkan kepastian mengenai berduetnya Winarti dan Hendriwansyah sebagai pasangan balon bupati dan balon wakil bupati di Pilkada Tuba.
Duet Winarti dan Hendriwansyah itu, menurut Bambang, sekaligus menjadi isyarat akan terjalinya koalisi antara PDIP dan PAN dalam Pilkada Tuba Februari 2017 mendatang.
"Sudah fix 90 persen. Hanya tinggal menunggu turunya rekomendasi dari DPP," ungkap Bambang kepada Tribun, Minggu (12/06).
Pada Kamis pekan kemarin, bahkan bambang mengatakan, sudah dilakukan rapat koordinasi oleh semua pengurus PDIP dan PAN Tulangbawang untuk memantapkan pemenangan Winarti-Hendriwansyah.
"Sudah ada rapat koordinasi pengurus PDI Perjuangan dan pengurus PAN Kabupaten Tulangbawang, agenda membahas strategi pemenangan Pilkada. Sekaligus agenda buka puasa bersama," papar wakil ketua Fraksi PDIP DPRD Tuba itu.
Di DPRD Tulangbawang PDIP merupakan fraksi utuh yang memiliki 11 kursi. Sementara PAN memiliki 5 kursi di DPRD Tulangbawang.
Jumlah total kursi di DPRD Tuba berjumlah 45 kursi.
Sementara Winarti mengakui jika telah terbentuk koalisi antara PDIP dan PAN untuk bertarung pada Pilkada Tuba 2017.
Ini lantaran adanya kesamaan visi misi antara PDIP dan PAN untuk mengusung kader internal pada Pilkada serentak gelombang kedua 2017.
"DPP maupun DPW (PDIP) sudah memberi sinyal untuk memprioritaskan kader yang didorong untuk maju di Pilkada. Begitu juga dengan PAN," ungkap Winarti yang di konfirmasi Tribun, Minggu siang.
Ia juga mengaku telah dapat mandat dari DPP PDIP agar segera melakukan konsolidasi ke akar rumput guna memantapkan pemengan Winarti-Hendriwansyah.
Meskipun rekomendasi calon yang di restui DPP belum turun.
"Minggu kemarin saya sudah di instruksikan DPP untuk melakukan konsolidasi ke bawah. Soal rekomendasi tunggu saja nanti, yang penting sekarang saya jalankan mandat DPP," katanya.
Terkait sosok Hendriwansyah yang di pilih menjadi balon wakil bupati yang kelak mendampinginya, Winarti mengaku pilihan itu bukan tanpa dasar.
"Kami sama-sama duduk di DPRD Tuba selama dua periode. Dengan pengalaman itu tentu kami sudah saling memahami kondisi wilayah di Tuba," tandas Winarti.
Winarti Siap Mundur
Ketua DPRD Tulangbawang Winarti mengaku siap menanggalkan jabatanya guna memuluskan langkah maju dalam Pilkada Tulangbawang 2017.
Ia mengaku siap mengikuti segala aturan yang ada. Hal ini ditegaskan Winarti menyikapi kewajiban mundur dari jabatanya bagi anggota DPRD yang akan maju dalam Pilkada.
"Ada tujuan yang lebih besar untuk kepentingan rakyat. Karena itu saya siap ikuti segala peraturan yang ada," terang Winarti, Minggu (12/06)
Salah satu poin dalam revisi UU Pilkada yang disepakati untuk disahkan menjadi UU oleh DPR pada 2 Juni lalu, disepakati bahwa bagi PNS, Anggota DPR, Anggota DPD dan Anggota DPRD yang mencalonkan diri wajib mundur setelah secara resmi ditetapkan oleh KPU provinsi atau KPU kabupaten/kota sebagai calon. (end)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/winarti-hendriwansyah_20160613_102933.jpg)