Dukung Perda Restoran Dilarang Buka Siang Selama Ramadan, MUI Tetap Tak Benarkan Perampasan

Ia menyebut, sejak lama di kota Serang, selama Ramadan, restoran dilarang buka kecuali menjelang waktu berbuka puasa dan pada malam hari.

Tribunnews
Ketua MUI, Maruf Amin. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Maruf Amin mendukung Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang, Banten, yang melarang restoran buka saat siang hari selama Ramadan.

"Serang memang beda. Saya ini orang Banten. Tidak boleh ada dagang. Kalau ada perda melarang, itu sudah benar," kata Maruf Amin, kepada wartawan di kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (14/6/2016).

Ia menyebut, sejak lama di kota Serang, selama Ramadan, restoran dilarang buka kecuali menjelang waktu berbuka puasa dan pada malam hari.

Perda tersebut, kata dia, sudah mengakomodasi keinginan masyarakat.

Terkait kasus Saini (53), yang pada Rabu (8/6/2016) lalu, warteg miliknya di Serang diserbu petugas Satpol PP, dan dagangannya dirampas petugas, menurut Maruf Amin, tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan.

"Seharusnya pakai cara yang lebih manusiawi," ujarnya.

Terkait rencana Menteri Dalam Negri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, hendak mencabut perda tersebut, Maruf mengingatkan bahwa perda itu adalah aspirasi masyarakat.

"Perda itu kan aspirasi lokal, aspirasi masyarakat," katanya.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved