Tiga Efek Negatif Jika Sering Menyebut 'Cerai' Setiap Bertengkar

Kata “Cerai” merupakan sebuah ultimatum untuk pasangan Anda.

Tiga Efek Negatif Jika Sering Menyebut 'Cerai' Setiap Bertengkar
Marrieage
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Setiap pernikahan pastinya akan berhadapan dengan perbedaan pendapat dan konflik. Wanita, sebagai makhluk yang sangat emosional, acap kali terbawa suasana dan begitu saja mengucapkan kata “Cerai”.

Hati-hati, Anda mungkin asal sebut saja. Namun, kata-kata tersebut bisa menimbulkan efek buruk yang tidak baik untuk kebahagiaan pernikahan Anda.

Menurut Dr Deborah McFadden, seorang konsultan pernikahan di Village Counselling Centre, menguraikan tiga efek negatif dari sering menyebut kata “Cerai” setiap bertengkar:

Manipulatif

Kata “Cerai” memanipulasi argument untuk membuat pasangan agar lekas diam. Anda melontarkan kata tersebut dengan harapan untuk menghentikan adu mulut dengan suami. Anda mungkin mendapatkan apa yang Anda inginkan, tetapi masalah yagn sesungguhnya tidak akan selesai.

Stres dan gelisah

Kata “Cerai” merupakan sebuah ultimatum untuk pasangan Anda. Tidak ada orang yang menyukai ancaman dari seseorang yang dia cinta. Selain itu, kata tersebut adalah sebuah momok yang menimbulkan rasa gelisah terhadap kualitas pernikahan.

Benar-benar cerai

Jangan sembarang mengucapkan kata “Cerai” dalam argumen. Sebab, bisa saja pasangan merasa jengkel dengan ancaman yang sama setiap kali terjadi pertengkaran. Alhasil, membuat dia mempertimbangkan untuk berpisah.

Editor: Reny Fitriani
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved