Longsor di Purworejo, 22 Tewas dan 20 dalam Pencarian

korban tanah longsor di Purworejo bertambah. Berdasarkan data di lapangan tercatat korban mencapai 47 orang

dok.basarnas
Gambar lokasi longsor di Desa Donoranti, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Minggu (19/6/2016). Hingga pukul 18.00 jumlah korban dinyatakan mencapai 14 orang, 3 di antaranya sudah dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan 11 masih dalam pencarian. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SEMARANG - Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Agus Haryono dalam rilisnya, Minggu (19/6/2016), menyatakan korban tanah longsor di Purworejo bertambah. Berdasarkan data di lapangan tercatat korban mencapai 47 orang, dengan rincian 22 meningal dunia, 5 selamat dan 20 masih dalam pencarian.

Banyaknya korban, kata Agus, disebabkan adanya longsoran susulan.

"Jadi ada korban yang saat sedang membantu pembersihan sisa longsor pertama di desa Caok tiba-tiba tersapu longsor. Juga ada beberapa pengendara motor yang tersapu longsor saat menunggu pembersihan," kata Agus, dalam rilisnya, Minggu malam.

Menurut Agus, saat ini tim masih kesulitan mencapai desa Donorati, Kecamatan Purworejo karena akses jalan terhalang oleh longsor di dusun Caok, Desa Karangrejo, Kecamaran Loano. Di desa Donorati diperkirakan ada 16 korban jiwa, 2 ditemukan selamat dan 14 korban masih dalam pencarian.

Sedangkan di dusun Caok, terdapat 15 korban jiwa, 9 meninggal dunia dan 6 lainnya belum ditemukan.

"Jadi untuk mencapai desa Donorati yang berjarak sekira 3 kilometer kami harus membuka akses di Caok dan mengevakuasi warga yang tertimbun Di Caok," ucapnya.

Sementara itu perkembangan dari lokasi longsor di Dukuh Semampir, Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, pencarian regu penyelamat telah membuahkan hasil.

Dua dari enam korban yang tertimbun longsor, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim gabungan. Kedua korban tewas adalah Satimun (40) dan Poniyem (50).

Satimun ditemukan sekitar pukul 15.30 tidak jauh dari rumah korban. Sedangkan upaya evakuasi terhadap Poniyem membutuhkan waktu cukup lama karena tungkai korban terjepit reruntuhan bangunan.

"Berarti masih ada empat korban dalam pencarian, atas nama Sari (35), San Rustin (55), Marsiyem (50) dan Sutiyem (25)," kata Agus.

Halaman
12
Editor: soni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved