Ramadan 2016

Ini Hukum Melakukan Donor Darah di Bulan Ramadan

Kami mau bertanya, bagaimana hukumnya melakukan donor darah di bulan Ramadan ini?

Ini Hukum Melakukan Donor Darah di Bulan Ramadan
net
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Yth MUI Lampung. Kami mau bertanya, bagaimana hukumnya melakukan donor darah di bulan Ramadan ini?

Terima kasih atas penjelasannya

Pengirim: +6282186900xxx

Tidak Batal Jika Tidak Membuat Lemah Fisik

Kami jelaskan bahwa hukum donor darah, transfusi darah, suntikan, dan periksa darah diqiyaskan dengan hukum berbekam, yakni tidak membatalkan puasa selama tidak menyebabkan lemahnya fisik.

Jika hal itu tidak menyebabkan lemas, atau lemah fisiknya, maka tidak batal puasanya. Jika keluarnya darah membuat payah atau lemah fisiknya, seseorang tidak boleh memaksakan diri untuk meneruskan puasanya, dan kemungkinan menjadi batal puasanya.

Dalam persoalan tersebut (bekam), para ulama berbeda pendapat. Jumhur ulama mengatakan bahwa bekam tidak membatalkan puasa. Namun, sebagian lagi seperti kalangan Hambali menyatakan bahwa bekam membatalkan puasa.

Karena itu, sebaiknya untuk keluar dari khilaf, Anda melakukan donor darah tidak siang hari Ramadan ketika sedang berpuasa. Namun, donor darah tersebut bisa dilakukan di malam hari

Akan tetapi, jika darah yang didonorkan memang sangat dibutuhkan pasien dan dapat menyebabkan kematian, atau tambah parahnya penyakit bila tidak diberikan donor darah segera mungkin, maka dibolehkan untuk mendonor darah bahkan bisa menjadi diwajibkan.

Khairuddin Tahmid
Ketua MUI Provinsi Lampung

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved