Insiden Truk di Perancis

Identitas Sopir Truk Maut di Nice Diselidiki

Sejumlah media Perancis menyebut, pengemudi truk yang menghantam kerumunan orang di Nice saat perayaan Bastille Day adalah seorang pria Perancis ketur

Editor: soni
GEOFFROY VAN DER HASSELT / BFM TV AFP / AFP
Presiden Perancis Francois Hollande saat berpidato terkait serangan truk di Nice, Kamis (14/7/2016) malam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, NICE - Sejumlah media Perancis menyebut, pengemudi truk yang menghantam kerumunan orang di Nice saat perayaan Bastille Day adalah seorang pria Perancis keturunan Tunisia berusia 31 tahun.

Pria itu tewas ditembak polisi setelah menabrakkan truknya ke ratusan orang yang baru saja selesai menyaksikan atraksi kembang api di Nice dan menewaskan 77 orang.

Harian setempat Nice-Matin mengabarkan pengemudi truk diketahui membawa sejumlah senjata api dan granat di saat melakukan serangan mautnya.

Sementara itu, kantor berita AFP, mengutip sumber kepolisian melaporkan, identitas pengemudi diketahui dari sejumlah dokumen yang ditemukan di dalam truk itu.

"Identifikasi lengkap dari pengemudi truk itu masih diselidiki," ujar sumber tersebut.

Sumber itu menambahkan, dari dokumen yang ditemukan polisi diketahui bahwa pengemudi truk itu tercatat sebagai warga kota Nice.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Perancis Bernard Cazeneuve mengatakan, korban tewas akibat tragedi Nice kini menjadi 80 orang dan 18 orang lainnya masih kritis.

Sementara itu, Presiden Francois Hollande mengatakan sebagian dari korban tewas di Nice adalah anak-anak.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved