Ini Penyebab Orang Dewasa Mengompol
Umur saya sudah 50 tahun, tapi masih suka mengompol. Apa peyebabnya dan saya harus berobat ke dokter apa?
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: Ridwan Hardiansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kepada Yth Dokter. Umur saya sudah 50 tahun, tapi masih suka mengompol. Apa peyebabnya dan saya harus berobat ke dokter apa?
Terima kasih atas penjelasannya.
Pengirim: +6285381590xxx
Disebabkan Infeksi Saluran Kemih
Kami jelaskan bahwa mengompol adalah keluarnya urine, atau kencing yang tidak disadari ketika sedang tidur. Mengompol juga bisa terjadi saat sadar karena tidak bisa mengendalikan hasrat buang air kecil, misal saat ketakutan.
Mengompol bisa terjadi pada semua usia, mulai dari bayi sampai usia lanjut. Mengompol dalam istilah medis disebut nocturnal enuresis, yang terbagi menjadi dua, yaitu mengompol primer dan sekunder.
Mengompol primer terjadi pada bayi dan balita. Kebiasaan mengompol primer bisa hilang dengan sendiri, ketika anak sudah berusia 6 tahun-7 tahun. Biasanya, anak perempuan akan berhenti mengompol ketika sudah berumur 6 tahun. Sedangkan, anak laki-laki akan berhenti mengompol pada usia 7 tahun.
Adapun, mengompol sekunder terjadi pada remaja sampai tua. Tidak seperti mengompol primer, mengompol sekunder merupakan gangguan medis.
Mengompol sekunder ada yang menyebut inkontinensia urine, yaitu ketidakmampuan menahan keluarnya air kencing, baik dalam keadaan sadar atau dalam keadaan tidak sadar.
Penyebab orang dewasa mengompol di antaranya:
1. Faktor stres yang menyebabkan gangguan pada otot-otot saluran kemih.
2. Infeksi pada saluran kemih.
3. Kelainan kelenjar prostat.
4. Penyakit hormonal, seperti diabetes mellitus, diabetes insipidus.
5. Faktor keturunan.
Jika ada gangguan suka mengompol pada usia sudah lanjut, sebaiknya konsultasikan ke dokter penyakit dalam dulu.
Endang Budiati
Dokter Swasta Bandar Lampung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-tidur_20160620_175044.jpg)