Kotak Berlakban Hitam Mirip Bom Ditemukan di Halaman Kantor di Poso

Sebuah benda mencurigakan yang dilengkapi dengan dua buah rangkaian kabel dan menyerupai bom rakitan kembali ditemukan di Poso, Sulawesi Tengah.

Editor: soni
kompas.com

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, POSO - Sebuah benda mencurigakan yang dilengkapi dengan dua buah rangkaian kabel dan menyerupai bom rakitan kembali ditemukan di Poso, Sulawesi Tengah.

Benda berbentuk kotak dilakban hitam dengan kabel berwarna merah dan biru itu mengejutkan pegawai di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Kemperindag) Poso, Jumat (15/7/2016).

Akibat temuan benda tersebut, setidaknya selama tiga jam, aktivitas perkantoran Kumperindag Poso terhenti setelah sebuah benda diduga bom ditemukan ditemukan oleh salah seorang Pegawai Negeri Sipil tepat di pintu masuk menuju kantor.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian setempat langsung mengamankan lokasi dengan memberikan garis polisi.

Benda itu pertama kali ditemukan oleh Amelia (45), seorang pegawai yang sedang membersihkan sampah di halaman kantor pada pukul 8.15 Wita. Karena khawatir, dia melaporkan penemuan tersebut kepada rekan-rekannya yang kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian setempat.

"Pertama saya lihat, saya kira cuma benda biasa. Namun karena ada rangkaian kabel saya langsung takut dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi," tutur Amelia.

Sementara itu, petugas Jibom Gegana Brimob Polda Sulawesi Tengah yang tiba satu jam kemudian langsung mensterilkan lokasi dari warga sebelum melakukan pemeriksaan terhadap benda mencurigakan tersebut. Benda mencurigakan tersebut akhirnya diledakkan di tempat.

Kabag Operasi Polres Poso AKP Mulyadi menerangkan dari disposal itu disimpulkan benda mencurigakan itu tidak berisi bahan peledak atau hanya merupakan aksi teror.

Menurut dia, dengan kejadian yang berulang, pihaknya mengimbau kepada seluruh warga Poso untuk tetap selalu waspada. Bila menemukan benda mencurigakan segera melapor polisi.

"Ini hanya teror. Jadi kesimpulannya bahwa apa yang kami lihat bersama bahwa ini ada barang yang mencurigakan, saya berharap kepada seluruh masyarakat, untuk kerjasama kaitan untuk menginformasikan, kita saling menjaga situasi dan kondisi di wilayah kabupaten Poso," harapnya.

Wakil Bupati Poso T Syamsuri yang juga turut memantau penanganan teror benda diduga bom tersebut juga mengimbau agar warga masyarakat di Poso memahami situasi daerah dengan tidak menaruh benda yang rawan dianggap sebagai bom dan mencemaskan masyarakat.

"Harapan kami kepada semua masyarakat untuk memahami situasi daerah, kalau ada hal-hal yang mencurigakan ya bagus kita koordinasi dengan aparat keamanan yang pro aktif seperti ini. Jadi inilah yang penting kepada kita semua sehingga kita menghendaki Poso ini situasinya semakin tenang," ujar Syamsuri.

Teror yang terjadi di Poso itu merupakan peristiwa yang ketiga dalam dua bulan terakhir. Hingga kini, pelaku teror itu sendiri masih diselidiki oleh aparat kepolisian setempat.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved