Nilai Impor Lampung Capai 198,29 Juta Dolar AS pada Juni 2016

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Yeane Irmaningrum mengatakan, nilai tersebut lebih rendah 11,23 juta dolar AS atau 5,36%, dibanding Juni

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Ridwan Hardiansyah
Engadget
Ilustrasi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Nilai impor Lampung pada Juni 2016 mencapai 198,29 juta dolar Amerika Serikat (AS). Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 2,69 juta dolar AS atau 1,38% dibanding Mei 2016, yang tercatat 195,59 juta dolar AS.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Yeane Irmaningrum mengatakan, nilai tersebut lebih rendah 11,23 juta dolar AS atau 5,36%, dibanding Juni 2015, yang tercatat 209,51 juta dolar AS.

Peningkatan impor terjadi pada beberapa komoditas utama, di antaranya binatang hidup naik 59,66%, ampas atau sisa industri makanan (40,43%), pupuk (126,03%), biji-bijian berminyak (206,27%). Sedangkan, komoditas yang mengalami penurunan yaitu mesin-mesin pesawat mekanik sebesar 40,16%.

"Andil impor lima golongan barang utama terhadap total impor Lampung pada Juni 2016 mencapai· 37,37%. Rinciannya adalah binatang hidup 10,91%, mesin-mesin pesawat mekanik (8,88%), ampas/sisa industri makanan (6,02%), pupuk (5,92%), dan biji-bijian berminyak (5,65%). Sedangkan, andil migas yaitu 50,58%," ujar Yeane, Jumat (15/7/2016).

Negara pemasok barang impor ke Lampung pada Juni 2016, menurut kelompok negara utama, berasal dari Amerika Serikat sebesar 31,16 juta dolar AS, Australia (22,72 juta dolar AS), Tiongkok (22,38 juta dolar AS), Jepang (19,30 juta dolar AS), Arab Saudi (18,07 juta dolar AS), dan Qatar (16,94 juta dolar AS).

Jika dilihat menurut kelompok negara, impor terbesar berasal dari kelompok negara utama lain, yang mencapai 130,58 juta dolar AS. Kemudian, Asean (47,05 juta dolar AS) dan Uni Eropa (4,45 juta dolar AS).

Tags
impor
BPS
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved