(VIDEO) Tangisan dan Jerit Histeris, Penumpang dan Pramugari Batik Air Bentrok di Kabin Pesawat

Dalam video tersebut terdengar suara penumpang berteriak histeris, dan seorang pramugari kesal.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MANADO - Tertundanya penerbangan pesawat Batik Air rute Manado-Jakarta akibat retaknya kaca di bagian kokpit berujung masalah.

Sebuah rekaman video yang diambil seorang penumpang memperlihatkan kekacauan di kabin Pesawat Batik Air nomor penerbangan ID 6273 akibat bentrok antara seorang penumpang dan pramugari Batik Air.

Pemilik akun Facebook ‎Adi Rahmadi‎ memposting video dan menceritakan apa yang terjadi dengan penebangan tersebut.

Berikut kutipan postingan yang dishare, Sabtu (16/7/2016):

Batik Air ID 6273 Manado-Jakarta yg seharusnya terbang tgl 13 Juli 2016 pukul 14:50 WITA ditunda dan dijadwalkan terbang pada tanggal 14 Juli 2016 pukul 07:10 WITA, namun pada pukul 08:00 WITA penumpang baru dipanggil untuk boarding, beberapa menit setelah di pesawat terjadi kejadian bentrok antara penumpang dan pramugari seperti di dalam video ini ( saya tidak terlalu mengerti duduk masalahnya di mana) yg pada akhirnya penumpang yg bentrok dengan pramugari tersebut di suruh turun dari pesawat dan dipindahkan ke penerbangan lain.
Delay pun msh terus berlangsung dengan alasan menunggu izin dari menara pengawas hingga pada sekitar pukul 10:00 WITA pesawat baru take off. (penumpang tetap menunggu di dalam pesawat).

Dalam video tersebut terdengar suara penumpang berteriak histeris, dan seorang pramugari kesal.

Penumpang lain yang merekam peristiwa ini diminta untuk mematikan ponsel dan menghentikan aktivitasnya oleh pramugari lain.

Ternyata masalah belum berakhir. Saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, sejumlah penumpang mengeluh bagasinya tidak ada.

Pada sekitar pukul 12.00 WIB pesawat landing di bandara Soekarno Hatta Jakarta, setelah 2 jam menanti, bagasi tak kunjung datang, akhirnya saya ke bagian lost n found lion di terminal 1C dan bertemu dengan ibu "Nikila" ( kalo gak salah nama) untuk mengadukan masalah kehilangan bagasi ( ternyata ada beberapa penumpang juga kehilangan bagasinya pada penerbangan yg sama) selanjutnya saya diberikan surat PIR ( property irregularity report) dan dijanjikan bagasi saya akan dikirim keesokan harinya, ibu "Nikila" juga berjanji akan mengabari sy jika bagasinya sdh dikirim dan memberikan saya nomor hp 08111629788. Menurutnya bagasi saya ketinggalan di Manado dan akan dikirimkan dengan penerbangan berikutnya.
Pada malam harinya saya mencoba telepon ke nomor tsb tp tidak diangkat ( no telepnnya aktif) saya berkali2 telepon tp tetap tdk diangkat.
Pada tgl 15 Juli 2016 pukul 11.30 saya ke kantor Lion Air di Gajah Mada di Jakarta dan bertemu dengan "Pak Rey" dimana beliau melakukan cross check ke terminal 1C bandara Soekarno Hatta via telepon dan mengatakan bagasi saya sdh diantar pada pukul 11:00 siang tadi ( menurutnya hari ini ada sekitar 30 bagasi yg akan diantar). Dan memberikan saya no HP 0811 9724876 jika sampe sore belum datang, saya bisa menghubungi nomor tersebut dan dia berjanji akan mengoper masalah saya ke rekannya yg bertugas pada shift malam.
Pada sekitar pukul 19:00 saya menelopon di nomor tersebut dan diangkat oleh suara cowok, setelah saya menyampaikan kronologisnya, dia mengatakan tidak mendapatkan operan dari "pak Rey " terkait masalah saya, pada saat saya menanyakan namanya tiba2 telepon terputus. Saya mencoba beberapa kali menelepon kembali tp tidak diangkat.
Semoga Bagasi saya segera ditemukan dan untuk kedepannya Maskapai Batik Air khususnya dan Lion Group umumnya bisa meningkatkan kualitas pelayanan kepada customer mulai dari ketepatan waktu, keselamatan, layanan customer service dsb.

Seperti diberitakan sebelumnya oleh manado.tribunnews.com , Pesawat Batik Air Jenis Boeing 90 ER, harus kembali ke Apron Bandara Sam Ratulangi Manado, setelah mengalami keretakan dikaca bagian kokpit sebelah kiri, di Bandara Sam Ratulangi, Senin (13/7).

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved