Penggerebekan Anti-Teror, Polisi Ringkus 20 Orang
Polisi Perancis telah menangkap sedikitnya 20 orang selama sebuah penggerebekan anti-teror di dua tempat dekat sebuah rumah ibadah di Paris
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PARIS - Polisi Perancis telah menangkap sedikitnya 20 orang selama sebuah penggerebekan anti-teror di dua tempat dekat sebuah rumah ibadah di Paris, Kamis (21/7/2016).
Situs berita Daily Express, Kamis malam, melaporkan, operasi darurat polisi anti-teror Perancis itu dilakukan di wilayah Argenteuil, utara Paris, ibu kota Perancis.
Otoritas keamanan mengatakan, operasi tersebut dipicu oleh adanya peringatan awal dari pihak yang tidak dikenal yang mengindikasikan adanya ancaman segera.
Polisi langsung mendatangi sebuah lokasi yang telah menjadi target operasi pada sekitar pukul 11.00 waktu setempat atau pukul 17.00 WIB.
Selain itu, polisi juga melacak terduga teroris di Park Avenue, dekat kawasan Val Notre Dame. Di sana polisi menangkap satu keluarga, termasuk anak-anak di dekat sebuah rumah ibadah.
Para saksi mata mengatakan, polisi menggunakan peluru karet selama operasi itu dan semua akses masuk dan keluar ke kawasan itu ditutup.
Operasi lain berlangsung di sebuah rumah di Avenue Maurice Utrillo dekat Rumah Sakit Victor Dupouy – bukan di sebuah toko buku agama tertentu seperti dirilis media sosial.
Dalam operasi kedua yang berlangsung sekitar pukul 14.00 waku setempat atau pukul 20.00 WIB, polisi menciduk empat wanita, termasuk seorang pensiunan,.
Lokasi kedua ini terletak dekat markas pusat Dassault Aviation, pusat perakitan pesawat militer dan bisnis.
Menteri kehakiman mengatakan, operasi tersebut tidak terkait langsung dengan serangan teror pada Bastile Day, 14 Juli, di Nice, Perancis selatan, yang menewaskan 84 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/polisi-perancis-melakukan-penggerebekan_20160721_234625.jpg)