Sudah Dilarang Menteri, Praktik Perpeloncoan Ternyata Masih Dilakukan di Sekolah Ini
"Saya pastikan tidak ada kekerasan fisik di SMK Negeri 1 Karossa. Saya sudah telepon panitia dan kepala sekolah, semua memastikan tak ada kekerasan
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MAMUJU TENGAH - Praktik perpeloncoan kembali terjadi di lingkungan sekolah. Kali ini, dokumen foto hingga video menyingkap adanya praktik itu di SMKN 1 Karossa, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.
Video berdurasi lebih dari dua menit tersebut, memperlihatkan para siswa baru dijemur di tengah terik matahari. Mereka bahkan diminta tidur telentang sambil menatap langit. Karena kelelahan, sejumlah siswa bahkan harus dilarikan ke puskesmas terdekat.
Ketua Ombudsman Sulawesi Barat, Lukman Umar mengaku telah mengantongi sejumlah dokumen foto dan video, yang mempertontonkan masih adanya praktik perpeloncoan dan kekerasan fisik, yang dialami para siswa baru di sejumlah sekolah di Sulawesi Barat.
Lukman umar menyayangkan lemahnya pengawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju Tengah, dan jajaran terkait termasuk guru dan kepala sekolah.
Apalagi, melalui surat edaran, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sudah menginstruksikan pihak sekolah, untuk bertanggung jawab penuh atas setiap kegiatan orientasi siswa baru.
“Surat edaran Mendikbud berisi larangan praktik perpeloncoan dan praktik kekerasan apa pun di sekolah, kan sudah lama disosialisasikan. Seharusnya ini sudah dipahami setiap stakeholder yang terlibat, dan bertanggung jawab dalam penerimaan siswa baru,” ujar Lukman dalam pernyataan resminya, Sabtu (23/7/2016).
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Mamuju Tengah, Busdir membantah adanya praktik perpeloncoan itu. Busdir mengaku adanya sejumlah siswa baru yang dilarikan ke puskesmas, namun tak terkait praktik perpeloncoan.
Dia menyatakan sudah mengklarifikasi temuan itu kepada panitia orientasi dan Kepala SMKN 1 Karossa, Mamuju Tengah.
"Saya pastikan tidak ada kekerasan fisik di SMK Negeri 1 Karossa. Saya sudah telepon panitia dan kepala sekolah, semua memastikan tak ada kekerasan atau perpeloncoan,” ujar Busdir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/mos_20160723_132216.jpg)