Eksekusi Mati Butuh Biaya Lebih dari Rp 4,4 Miliar, Berikut Rincian Anggarannya

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) dalam keterangan tertulisnya kepada

Eksekusi Mati Butuh Biaya Lebih dari Rp 4,4 Miliar, Berikut Rincian Anggarannya
Topseventh
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah Indonesia disebut-sebut segera melaksanakan hukuman mati terhadap enam orang, dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Kabarnya, mereka telah dikumpulkan di Lapas Nusakambangan, untuk dieksekusi dalam waktu dekat.

Dalam waktu dua hari terakhir saja, sudah ada tiga terpidana mati yang digiring, ke penjara dengan pengamanan maksimal itu.

Sebenarnya berapa anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan eksekusi mati?

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) dalam keterangan tertulisnya kepada Tribunnews.com, Selasa (26/7/2016), menyebutkan anggaran eksekusi hukuman mati.

Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Julius Ibrani menjelaskan, anggaran eksekusi hukuman mati di Polri.

Pelaksanaan eksekusi hukuman mati diatur dalam Peraturan Kapolri (PERKAP) Nomor 12 Tahun 2010.

Total seluruh biaya eksekusi hukuman mati menurut Peraturan Kapolri sebesar Rp 247.112.000.

Jika ada 18 orang yang akan dieksekusi mati, maka anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 4.448.016.000.

"Rincian biaya tersebut merupakan estimasi ideal peruntukannya eksekusi satu terpidana mati saja," jelasnya.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved