Guardiola Dianggap Terlalu Banyak Bicara

Pemain asal Perancis itu pun lega, lantaran Guardiola akhirnya memutuskan untuk berpindah klub ke Manchester City pada musim ini.

net
Frank Ribery usai mencetak gol ke gawang Real Madrid, pada laga leg pertama semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (18/4/2012) WIB. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MUENCHEN - Pemain Bayern Muenchen Franck Ribery mengkritik tajam mantan pelatihnya Pep Guardiola.

Ribery menilai Guardiola tak dapat memberi instruksi yang jelas pada para pemain, di sesi latihan Muenchen.

Tak hanya itu, ia juga menganggap pelatih asal Spanyol tersebut tak dapat menyampaikan pesan yang baik, pada skuat Muenchen selama tiga musim.

"Terkadang, Guardiola terlalu banyak berbicara. Padahal, sepak bola itu sangat sederhana," kata Ribery, seperti dilansir Bild, Kamis (28/7/2016).

Ketidakmampuan Guardiola menyampaikan pesan pada pemainnya merupakan bukti bahwa mantan pelatih Barcelona itu kekurangan pengalaman.

Pemain asal Perancis itu pun lega, lantaran Guardiola akhirnya memutuskan untuk berpindah klub ke Manchester City pada musim ini.

Ribery menilai sosok Guardiola tak bakal mampu mengantarkan Muenchen sukses di kancah Eropa. Karena, pelatih tersebut belum dapat dibuktikan kualitas sesungguhnya.

"Guardiola merupakan pelatih muda, dia masih kekurangan pengalaman di dunia kepelatihan," kata Ribery.

Ribery memang tidak memiliki hubungan personal yang positif dengan Guardiola.

Selama tiga musim dilatih Guardiola, Ribery kesulitan mendapatkan tempat di tim utama Muenchen.

Ribery hanya mendapat 15 kesempatan bermain, saat Guardiola membesut FC Hollywood pada musim lalu.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved