Ridho Akan Buka Peda KTNA 2016 di Tuba

Perhelatan Peda KTNA adalah wahana bagi para petani nelayan Provinsi Lampung untuk melakukan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi.

Ridho Akan Buka Peda KTNA 2016 di Tuba
Ist

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Gubernur Lampung M Ridho Ficardo direncanakan akan membuka pekan daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan (KTNA) Ke XV tingkat Provinsi Lampung tahun 2016 di Kabupaten Tulangbawang, Selasa (02/08).

Peda KTNA yang di helat di lapangan Ethanol Kampung Tunggal Warga Kecamatan Banjar Agung itu akan berlangsung hingga 5 agustus mendatang.

Bupati Tulangbawang Hanan A Rozak mengatakan, selaku tuan rumah perhelatan Peda KTNA tingkat Provinsi Lampung, Pemkab Tulangbawang telah merampungkan segala persiapan hampir 100 persen.

Hanan mengatakan, perhelatan Peda KTNA adalah wahana bagi para petani nelayan Provinsi Lampung untuk melakukan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan dan promosi hasil pembangunan pertanian yang diselenggarakan secara teratur dan berkelanjutan.

"Peda KTNA ini menjadi ajang pengukuran prestasi bagi petani nelayan dan pembangunan pertanian di Provinsi Lampung. Peda KTNA juga dapat di pandang sebagai media komunikasi teknologi pertanian khususnya dalam rangka memperkokoh pembangunan sistem dan usaha agribisnis," ungkap Hanan, Senin (01/08).

Melalui Peda KTNA tahun 2016 ini, Hanan mengatakan, para petani nelayan berkesempatan untuk melakukan kegiatan pembelajaran dalam upaya memperkuat kepemimpinan agribisnis di tingkat petani nelayan.

"Momen ini sekaligus menjadi ajang evaluasi untuk mempersiapkan diri terhadap perubahan-perubahan situasi global, era pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan upaya khusus dalam rangka swasembada pangan," papar Hanan.

Ia mengatakan, kehadiran para tokoh petani nelayan dan kontak tani nelayan yang berhasil merupakan kesempatan yang berharga untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh berbagai pihak dalam rangka menggerakan kepemimpinan agribisnis dan kemitraan di tingkat petani nelayan.

Dengan begitu, diharapkan petani nelayan yang hadir saling berinteraksi dan bersinergis memanfaatkan sumber daya alam pertanian yang tersedia di daerah masing-masing.

"Untuk kemudian kedepannya diharapka bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam perbaikan mutu produksi pertanian dan peningkatan pendapatan. Dan pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga petani nelayan," tandas Hanan. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved