BI-BRI Tandantangani Perjanjian Kas Titipan

Keputusan BI, untuk membentuk titipan kas yang ada di Kotabumi, merupakan cara untuk memudahkan bagi perbankan.

BI-BRI Tandantangani Perjanjian Kas Titipan
Tribunlampung/Anung
Kepala Kantor Perwakilan Lampung, Bank Indonesia Arif Hartawan menandatangani perjanjian kas titipan dengan BRI Cabang Kotabumi, Senin (8/8). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Bank Indonesi kantor perwakilan Lampung bersama dengan Bank Rakyat Indonesia cabang Kotabumi melakukan Penandatanganan perjanjian kerjasama Bank Indonesia dengan Bank Rakyat Indonesia tentang layanan kas titipan, di aula tapis Pemkab Lampura, Senin (8/8).

‎Dalam kegiatan tersebut, hadir Wahyu Widiono, wakil kepala wilayah BRI Bandar Lampung, Kacab BRI Kotabumi, Fahmi Hidayat, kemudian Arif Hartawan, kepala BI Kantor Perwakilan Lampung; Kapolres Lampung Utara, AKBP Dedi Supriyadi; Kajari Kotabumi, Yusna Adia Ketua PN, Khoiruman Pandu Kesuma Harahap dan Perwakilan dari Bank se Lampung Utara.

Wahyu Widiono wakil kepala BRI Lampung mengatakan manajemen kas isu yang sentral saat ini, penyediaan kas berdampak besar terhadap pelayanan nasabah.

Keputusan BI, untuk membentuk titipan kas yang ada di Kotabumi, merupakan cara untuk memudahkan bagi perbankan, dalam penyediaan uang. Jika sebelumnya, perbankan secara periodik ke Bandar Lampung untuk tambahan kas. "Saat ini, sudah menjadi mudah, tidak perlu lagi ke Bandar Lampung, cukup di Kotabumi perbankan bisa atasi masalah ketersediaan uangnya," kata dia

Kami berterima kasih ketika ditunjuk menjadi kas titipan yang ditunjuk oleh Bank Indonesia dan siap secara optimal serta memiliki standar yang sudah ditentukan oleh BI," jelasnya seraya mengatakan adanya kas titipan ini juga dapat bermanfaat bagi pelaku-pelaku usaha di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Utara.‎

Dirinya berharap Semoga perbankan, harus betul-betul menjadikan roda atau tumpuan untuk memajukan Kotabumi, Lampura.

Arif Hartawan kepala kantor perwakilan BI Provinsi Lampung mengatakan BI tidak bersingungan langsung dengan masyarakat, akan tetapi dengan berhubungan dengan perbankan lainnya. Fungsinya mencetak dan mengedarkan uang.

Dirinya menuturkan rakyat Indonesia masih banyak menggunakan uang tunai. Akan tetapi dibeberapa daerah sudah mengurangi transaksi menggunakan uang tunai, seperti di Jakarta, pembayaran jalan Tol ada yang tidak menggunakan uang tunai.

Melihat hal tersebut, sebagai fungsinya Bank Indonesia, tidak ada pilihan untuk tetap mengedarkan uang tunai, dalam pelayanan transaksi keuangan di masyarakat. ‎Dirinya berharap, uang yang ada di masyarakat kondisinya layak edar, tidak lusuh.

Bank Indonesia disetiap Provinsi hanya satu, untuk di Provinsi Lampung berada di Bandar Lampung. Dengan keterbatasan jarak dan jangkauan, maka dikembangkan untuk kas titipan. ‎"Dengan persyaratan penyimpanan uang yang luasnya memadai, serta keamanannya, alasan mengapa bank BRI ditunjuk oleh Bank Indonesi sebagai tempat kas titipan," kata dia.

Dengan adanya kas tititipan tersebut, ‎Harapannya, perbankan di Lampura dapat memanfaatkannya dengan baik.
Terang Arif, dicatatan Bank Indonesia, baru BNI dan Bank Lampung yang memanfaatkan kas titipan.
"Alasan kas titipan di tempatkan di Kotabumi, karena aspek historis, Lampura merupakan Kabupaten tertua dan terluas, serta posisnya ditengah-tengah Kabupaten yang lainnya, sehingga memudahkan untuk jangkauannya," beber dia seraya mengatakan, semoga dengan adanya kas titipan di Kotabumi, dapat memajukan daerah di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Utara.

Selain fungsi pengedaran uang, tutur Arif BI juga berperan untuk kegiatan yang mensejahterakan rakyat, seperti menjaga harga sembako yang stabil. "Ini juga yang menjadi himbauan dari Presiden Indonesia Bapak Jokowi, untuk memantau harga oleh BI," katanya.

Menurut hitungan BI hingga bulan Juli, tercatat inflasi dibawah 1 persen untuk Provinsi Lampung. Kedepan, dapat dijaga dengan baik. Dirinya mengucapkan terimakasih kepada BRI yang sudah bekerjasama untuk penyediaan kas titipan, dan baru pertama kali di Provinsi Lampung. "Seluruh Indonesia merupakan yang ke 7 BRI ditunjuk sebagai tempat penitipan kas," ujarnya seraya mengatakan semoga kerjasama dapat ditingkatkan, bermanfaat untuk masyarakat lampung, khususnya Lampung Utara. ‎

Sri Widodo wakil Bupati Lampura, menuturkan hari ini akan dilakukan penandatanganan perjanjian kas titipan, antara Bank Indonesia dengan Bank BRI Cabang Kotabumi. Ini sebagai wujud kepedulian BI, dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat.

Peran BI, meberikan layanan kas yang prima, dan mengawasi peredaran uang, akan berdampak kemudahan pada pelayanan perbankan. Olehkarena itu, dirinya menyambut baik, dan dapat menjangkau hingga pelosok, inovasi ini menumbuh kembangkan perekonomian di Lampura. (ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved