Jusuf Kalla Akui Kerumitan Kasus Pembunuhan Wayan Mirna Salihin
Salah satunya karena dari rekaman CCTV di Kafe Olivier, Jessica Kumala Wongso tidak terlihat menaburkan racun sianida ke minuman teman baiknya itu.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin bukanlah kasus yang sederhana.
Salah satunya karena dari rekaman CCTV di Kafe Olivier, Jessica Kumala Wongso tidak terlihat menaburkan racun sianida ke minuman teman baiknya itu.
Hingga kini, sisa racun sianida yang diduga ada pada Jessica, juga tidak ditemukan. Dan, Jessica juga menyangkal tuduhan pembunuhan itu.
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengakui, kasus tersebut adalah kasus yang rumit. Sehingga, usaha keras dibutuhkan bagi para penegak hukum, untuk membuktikan siapa sebenarnya yang membunuh Mirna.
Ia mengaku mengetahui betapa rumitnya kasus itu, setelah menyaksikan acara diskusi di TV terkait pembunuhan Jessica.
"Semalam, saya lihat bagaimana diskusi (korban) diracun atau tidak di restoran, begitu rumit," ujar Jusuf Kalla dalam sambutannya di acara peluncuran buku Jenderal Polisi RS Soekanto Tjokroadiatmodjo, di gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2016).
Wakil Presiden mengatakan, kasus pembunuhan Jessica itu adalah contoh bahwa kejahatan terus berkembang.
Kini, seorang penyidik Polri harus menggunakan metode-metode ilmiah, yang bisa dipertanggungjawabkan, untuk bisa membuktikan kejahatan seseorang.
"Kalau dulu, pelaku digertak sedikit mungkin selesai. Kalau sekarang, tentu metode ilmiahlah solusinya," ujar Jusuf Kalla.
Tantangan Polri bukan hanya menghadapi kasus-kasus seperti kasus Jessica, dibandingkan zaman RS Soekanto dulu, kini penjahat sudah lebih maju pemikirannya.
Karena itu, penegak hukum yang juga lebih maju dibutuhkan.
"Di samping kemampuan fisik, otak juga tentu perlu (ditingkatkan oleh penyidik). (Sekarang) banyak kejahatan baru, di bidang keuangan, di bidang terorisme," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/jusuf-kalla_20160811_194655.jpg)