Solusi Atasi Kutu Rambut di Kepala

Sisir rambut dengan sisir serit berulang - ulang agar telur dan kutu bisa lepas dari rambut.

Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: Reny Fitriani
ISTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kepada Yth Dokter Kesehatan. Saya mau bertanya anak saya ini ada kutu di kepala sudah diberi peditok & sudah diseritin tapi masih ada kutunya. Mohon solusinya.

Pengirim: +6281369013xxx

Cuci Rambut Pakai Shampo dan Beri Kondisioner

Kutu merupakan masalah rambut yang sering dialami sekarang ini. Berbagai macam perubahan pola hidup yang dimudahkan dengan peralatan modern dapat menjadi penyebab utama munculnya kutu rambut.

Adanya kutu pada bagian kulit kepala kerap sekali membuat para penderitanya menggaruk-garuk, terutama ketika kutu tersebut menghisap darah pada bagian kulit kepala. Jika tidak dihilangkan dengan segera, maka kutu betina akan bertelur, dimana telur kutu nanti akan menetas.

Kutu rambut termasuk ke dalam masalah yang cukup serius, sebab kutu bisa loncat dan berpindah dari kulit kepala kita ke rambut orang lain. Dengan demikian, kita akan menularkan kutu tersebut kepada kerabat, teman, ataupun orang yang dekat dengan kita.

Munculnya kutu dan telurnya pada bagian rambut bukan semata-mata hadir begitu saja, tetapi kemunculan kutu tersebut dapat disebabkan karena berbagai macam faktor. Adapun beberapa penyebab munculnya kutu antara lain seperti:

- Penggunaan sisir: sisir yang kamu gunakan bekas penderita kutu secara tidak langsung akan membuat telur kutu tersebut menempel di rambut kamu. Lalu kutu telur tersebut akan menetas dan menyebabkan munculnya kutu rambut.
- Penggunaan handuk: inilah penyebab kutu yang kedua, meskipun kebanyakan handuk digunakan untuk badan tetapi jika Anda menggunakan handuk dari penderita kutuan, maka bisa jadi akan tertular ke rambut Anda.
- Jarang merawat rambut: kurangnya menjaga kebersihan rambut seperti keramas, perawatan, dan sebagainya dapat menyebabkan munculnya kutu.

Solusi untuk mengatasi persoalan kutu di kepala di antaranya :

1. Cuci rambut dengan shampo untuk anak dan beri kondisioner agar mudah disisir
2. Sisir rambut dengan sisir serit berulang - ulang agar telur dan kutu bisa lepas dari rambut.
3. Lakukan langkah di atas setiap 3 hari sekali sampai habis kutu dan telurnya
4. Hindari kontak antar kepala pada anak - anak jika bersama - sama
5. Hindari kontak kepala dengan anak lain yang mempunyai kutu kepala karena penularan hanya antar manusia
6. Hindari menggunakan sisir, serit, topi bersama - sama
7. Gunakan obat kutu kepala yang bisa dibeli diapotik.

Apabila belum terjadi perubahan sebaiknya konsultasikan ke dokter spesialis kulit.

Endang Budiati
Dokter Swasta Kota Bandar Lampung

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved