Tolong Temannya yang Tenggelam di Danau, Siswa SMA Ini Ikut Tewas

Kedua korban tenggelam di danau buatan Timbulrejo sedalam 30 meter.

Tolong Temannya yang Tenggelam di Danau, Siswa SMA Ini Ikut Tewas
Tribunlampung/Anung
ILUSTRASI jasad korban tenggelam 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Usai mengikuti upacara bendera peringatan HUT RI ke-71 Rabu (17/8) lalu, dua siswa SMP di Kecamatan Bangun Rejo, Lampung Tengah meninggal di danau akibat tak bisa berenang. Kedua siswa itu diketahui bernama Rian Pratama (15) dan Riki Pratama (17).

Menurut kepolisian, kedua korban tenggelam di danau buatan Timbulrejo sedalam 30 meter.

Kanitreskrim Polsek Bangunrejo, Aipda Dwi Yunanto menuturkan, kronologi kejadian bermula ketika korban Riki Pratama mengajak temanya Sukirno untuk memancing dan berenang bersama Rian pukul 11.30 WIB Rabu lalu.

Karena Sukirno tidak bisa berenang, kemudian ia menolak ajakan Riki.

Selanjutnya, Riki mengajak Rian untuk belajar renang di danau buatan itu. Setelahnya, sekitar pukul 13.00 WIB keduanya diketahui tenggelam dan tewas di lokasi.

Kejadian sendiri pertama kali diketahui sejumlah warga yang sedang beraktivitas di sekitar danau. Warga yang terkejut mengatahui ada dua jasad mengapung kemudian melaporkan peristiwa itu kepada Polsek Bangun Rejo.

"Menurut sejumlah saksi mata, awalnya korban Riki mengajak Rian belajar berenang. Nah, karena Rian tidak bisa renang tiba-tiba tenggelam, dan Riki pun berusaha mencari rekannya itu," terang Aipda Dwi Yunanto, Kamis (18/8).

Dia meneruskan, mengetahui Rian tenggelam, Riki kemudian mencoba menolong dengan cara berenang memapah Rian, namun karena kehabisan tenaga keduanya justru tenggelam bersamaan sebelum sampai ke tepi.

Rissa (15), teman sekolah Rian mengaku terkejut mendengar tewasnya korban. Di mata Rissa, Rian merupakan sosok yang periang dan ramah. Ia juga tak mengira jika momen upacara bendera di Lapangan Merdeka Gunungsugih lalu merupakan pertemuan terakhirnya dengan korban.

"Saya sedih, dan tidak menyangka. Padahal sebelumnya kita sama-sama ikut perayaan kemerdekaan di Gunung Sugih. Dia itu orangnya humoris, periang, dan baik. Tentunya kita semua kehilangan sosok Rian," kata Rissa.

Penulis: syamsiralam
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved