Suharto Panik Motor yang Terparkir di Kebun Singkong Raib

Anggota reserse dan kriminal Polsek Sungkai Selatan mengamankan Edi Sastrawan (31), warga Desa Sukadana Ilir, Bunga Mayang, Lampung Utara,

Suharto Panik Motor yang Terparkir di Kebun Singkong Raib
Shutterstock
Ilustrasi. 


Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SUNGKAI SELATAN - Anggota reserse dan kriminal Polsek Sungkai Selatan mengamankan Edi Sastrawan (31), warga Desa Sukadana Ilir, Bunga Mayang, Lampung Utara, Selasa (23/8) sekitar pukul 10.00 WIB. Ia diduga menjadi pelaku pencurian disertai pemberatan.

Kanit Reskrim Polsek Sungkai Selatan Iptu Sundani membenarkan penangkapan tersebut. Edi diamankan ketika sedang mendorong motor Sanex milik Suharto (45), tetangganya yang kebetulan sedang mogok. "Ia (Edi) dilihat oleh tetangga korban yang melihat sedang mendorong motor yang hilang," ujarnya, Jumat (26/8).

Peristiwa pencurian bermula saat korban sedang pergi ke kebun singkong yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumah. Kemudian ia memarkirkan motornya di pinggir jalan dengan kondisi kunci masih tergantung. Tetiba seorang yang tidak dikenal, langsung membawa motor tersebut. "Karena kuncinya tergantung, jadi pelaku langsung bawa," bebernya.

Korban yang akan pulang langsung panik karena motor tunggangannya raib. Selanjutnya, ia pun langsung melaporkannya ke polsek setempat. Berselang empat hari, seorang warga yang mendapati motor korban sedang dituntun oleh Edi. "Saksi mengetahui yang dituntun adalah motor Suharto yang hilang, dan langsung melaporkannya ke anggota yang sedang piket," jelasnya.

Tak mau buruannya kabur, anggota reskrim langsung menuju lokasi, dan benar setibanya disana, Edi sedang menuntun motor Sanex milik Suharto. ‎Atas perbuatannya, tersangka langsung digelandang ke Polsek Sungkai Selatan berikut barang bukti. "Motor dan Edi sudah diamankan di Polsek Sungkai Selatan," ujar dia seraya mengatakan, Edi akan dijerat pasal 363 KUH Pidana‎, tentang pencurian motor disertai pemberatan, yang ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara. (ang)s

Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved