Ketua PARFI Tersandung Narkoba
Ketua RT Mengenal Gatot sebagai Sosok yang Religius dan Baik
Tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, Gatot Brajamusti dikenal sebagai orang yang tertutup dilingkungan tempat tinggalnya,
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SUKABUMI - Tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, Gatot Brajamusti dikenal sebagai orang yang tertutup dilingkungan tempat tinggalnya, di Jalan Cikiray, RT 04/02, Desa Sukamanah, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat.
Ketua RT 04/02, Andriansyah mengatakan selama ini tidak pernah ngobrol ataupun berbincang-bincang dengan pria yang dikenal aa Gatot tersebut.
"Idul fitri kemarin (terakhir ketemu). Saya sempat berjabat tangan dengan Gatot, tapi emang nggak ngobrol," ujar Andriansyah ketika ditemui di kediamannya, Jalan Cikiray, RT 04/02, Desa Sukamanah, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (7/9/2016) malam.
Suasana Masjid Jami At Tawwabiin yang didirikan Gatot Brajamusti dan beralamat di kawasan Jalan Cikiray, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (7/9/2016) malam.
"Terus terang selama jadi RT saya nggak pernah ngobrol sama dia. Cuma tahu orangnya, tapi ya nggak pernah ngobrol. Ketemu juga pada saat Idul Fitri dan Idul Adha saja," sambungnya.
Ketua RT yang baru menjabat pada 2014 itu menuturkan selama ini tidak ada perilaku yang mencurigakan dari Gatot atau pengaduan tidak menyenangkan dari korban.
"Selama ini tidak pernah ada pengaduan ke saya tentang Gatot maupun yang pernah jadi korban Gatot. Bahkan saya sendiri tidak pernah melihat Gatot berbuat jelek. Yang terlihat sangat positif," tutur dia.
Ketua RT yang juga menjabat sebagai guru SMK disuatu sekolah di Sukabumi itu, juga hanya mengenal guru spiritual Reza Artamevia sebagai sosok yang baik dan religius.
"Dia sosok religi yang suka membantu masyarakat. Apalagi menjelang Idul Adha, keluarganya juga suka berkurban walaupun tidak setiap tahun. Kalau memang di Jakarta dia seperti itu (pemakai narkoba), saya nggak bisa banyak bicara. Bukan wewenang saya, tapi saya cuma bisa bicara kondisi di sini aja sih," tandasnya.