Headline News Hari Ini
27 Hewan Kurban Idap Cacing Hati
Sebanyak 27 ekor hewan kurban di Pringsewu mengidap penyakit cacing hati.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Sebanyak 27 ekor hewan kurban di Pringsewu mengidap penyakit cacing hati. Tiga ekor lainnya masing-masing mengalami jantung rusak, pnemonia atau radang paru-paru, dan paru-paru rusak.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Pringsewu Sri Surjo Tjondro mengungkapkan, jumlah 30 ekor yang mengalami gangguan kesehatan ini hanya 1,1 persen dari total 2.793 ekor hewan kurban di Bumi Jejama Secancanan.
"Jumlah hewan kurban terbanyak adalah kambing, 1.927 ekor. Tujuh ekor di antaranya mengidap cacing hati, seekor lainnya terkena pnemonia, dan seekor lagi paru-parunya rusak," ujar Surjo, Senin (12/9).
Sementara hewan kurban sapi berjumlah 732 ekor. Sebanyak 18 ekor di antaranya mengidap cacing hati dan seekor lainnya mengalami jantung rusak. Lalu, kerbau sebanyak 39 ekor dengan seekor di antaranya mengidap cacing hati.
Kemudian, seekor domba mengidap cacing hati dari total 95 ekor domba kurban. "Wilayah yang paling banyak hewan kurbannya di Kecamatan Pringsewu, 636 ekor," imbuh Surjo.
Ia menjelaskan, penemuan hewan kurban dengan gangguan kesehatan itu merupakan hasil kerja tim disnakeswan yang terjun ke seluruh kecamatan di Pringsewu pada Hari Raya Idul Adha.
Untuk hewan kurban yang mengidap cacing hati, ungkap Surjo, hewan kurban dinyatakan tidak layak jika hatinya rusak total. Namun, jika hati yang rusak hanya sebagian, maka bagian yang rusak akan dibuang.
"Untuk hewan kurban yang jantung dan paru-parunya rusak, itu juga harus dibuang," jelas Surjo. "Disnakeswan akan berupaya menyediakan obat cacing hati," imbuhnya. (dik)
Baca Berita Selengkapnya di Koran Tribun Lampung 13 September 2016
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/cacing-hati_20160913_100039.jpg)