Rusuh di Kantor Golkar Lampung

Usai Periksa 1 Anggota DPRD Lagi, Polisi Baru Tentukan Tersangka Kasus Kerusuhan

“Setelah memeriksa Jhoni, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangkanya,” ujar dia, Rabu (21/9/2016).

Usai Periksa 1 Anggota DPRD Lagi, Polisi Baru Tentukan Tersangka Kasus Kerusuhan
TRIBUN LAMPUNG/Wakos Gautama
Anggota DPRD Lampung Azwar Yakub (peci hitam) usai menjalani pemeriksaan di Polda Lampung, Rabu (21/9/2016). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penyidik Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung tinggal selangkah lagi menentukan tersangka kasus kerusuhan di Kantor DPD I Partai Golkar Lampung. Penentuan tersangka akan dilakukan setelah memeriksa anggota DPRD Pesawaran, Jhoni Corne.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Komisaris Besar Zarialdi mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Jhoni, yang sedianya berlangsung pada Kamis (22/9/2016) besok.

“Setelah memeriksa Jhoni, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangkanya,” ujar dia, Rabu (21/9/2016).

Zarialdi belum bisa menyebutkan waktu pasti pelaksanaan gelar perkara penentuan tersangka.

“Yang pasti, secepatnya,” ucap Zarialdi.

Zarialdi mengatakan, penyidik sudah memeriksa dua anggota DPRD Lampung, yaitu Azwar Yakub dan Miswan Rodi. Pemeriksaan keduanya, tutur dia, seputar peristiwa pengeroyokan terhadap korban Fasni Bima.

Apabila penyidik menjadikan ketiga anggota DPRD itu sebagai tersangka, Zarialdi mengatakan, pihaknya akan mengikuti prosedur yang ada, yaitu meminta izin dari Menteri Dalam Negeri.

“Kalau tersangkanya anggota DPRD, ya kami harus izin Mendagri dulu untuk memeriksa,” kata dia.

Kerusuhan terjadi di kantor DPD I Partai Golkar Lampung, Kamis (15/9/2016) pagi. Akibat kerusuhan itu, satu orang mengalami luka bocor di kepala dan dua lainnya mengalami memar. Korban luka bocor di kepala adalah Fasni Bima (48), Ketua Satgas AMPG Provinsi Lampung.

Dua korban memar adalah Dahlan (53) dan Imron (26). Ketiga korban sempat mendapat perawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Bumi Waras. Fasni mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 Wib.

"Saya dipukuli puluhan orang. Kepala saya dipukul pakai balok kayu batu dan paving block," ujar Fasni.

Kerusuhan itu merupakan buntut dari pemecatan Ketua DPD I Partai Golkar Lampung M Alzier Dianis Thabranie.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto memecat Alzier sebagai ketua DPD I Partai Golkar Lampung, dan menunjuk Plt Ketua DPD I Partai Golkar Lampung Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus.

Penulis: wakos reza gautama
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved