Komplotan Begal Bermodus Tabrak Adik Digulung, 7 Orang Ditangkap

Dalam penangkapan, kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu unit mobil, enam unit sepeda motor.

Komplotan Begal Bermodus Tabrak Adik Digulung, 7 Orang Ditangkap
Warta Kota/Soewidia Henaldi
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MEDAN - Kepolisian menangkap tujuh anggota komplotan begal di Kota Medan yang dalam kejahatannya mengancam korban sebagai pelaku tabrak lari terhadap adiknya.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting di Medan, Senin (3/10/2016), mengatakan, tujuh anggota begal itu adalah CIM (24), BSS (30), AS (27), SP (30), KA (31), APT (34), dan YA (25).

"Mayoritas anggota begal tersebut merupakan residivis dan pernah ditahan dalam berbagai kasus kejahatan," sebutnya.

Penangkapan tujuh anggota komplotan begal tersebut dilakukan setelah mengumpulkan informasi, termasuk keterangan dari sejumlah korban.

"Para pelaku merupakan satu kelompok melakukan kejahatan dengan cara menghentikan korban dan menuduhnya telah menabrak adik salah seorang pelaku. Setelah itu, komplotan begal tersebut mengambil paksa sepeda motor yang sedang dikendarai korban," jelasnya.

Polisi menangkap lima pelaku dari lima lokasi yang berbeda.

Dari pengembangan, polisi menangkap dua anggota lain komplotan begal tersebut. Salah seorang pelaku CIM alias Gondrong mencoba melarikan diri dan tidak menghiraukan tembakan peringatan sehingga dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki.

Dalam penangkapan tersebut, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu unit mobil, enam unit sepeda motor, empat telepon genggam, tiga unit televisi, satu unit laptop, serta uang dengan mata uang dollar AS dan ringgit Malaysia.

Dalam pemeriksaan polisi, diketahui komplotan begal tersebut telah melakukan kejahatan sebanyak 72 kali di berbagai lokasi di wilayah hukum Kota Medan dan sekitarnya.

Kepolisian masih melakukan pengembangan untuk mencari pelaku dan barang bukti lain, termasuk penadah sepeda motor hasil curian yang identitasnya telah diketahui.

Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved