Temu Wartawan Daerah BI

Dari Sabang Sampai Merauke, Wartawan Ekonomi Dikumpulkan Bank Indonesia

Gelaran yang dilaksanakan pada tanggal 9-12 Oktober 2016 ini merupakan ajang silaturahmi, sekaligus peningkatan kapasitas wartawan dan redaktur.

Laporan Reporter Tribun Lampung Heru Prasetyo

TRIBUNLAMPUNNG.CO.ID, JAKARTA -  Sebanyak 500an wartawan dan redaktur ekonomi dari berbagai media di Indonesia berkumpul, di Hotel Grand Mercure, Jakarta dalam ajang Temu Wartawan Daerah Bank Indonesia.

Gelaran yang dilaksanakan pada tanggal 9-12 Oktober 2016 ini merupakan ajang silaturahmi, sekaligus peningkatan kapasitas wartawan dan redaktur terkait pemberitaan ekonomi.

Pada acara Wellcoming Dinner, Minggu (9/10/2016) malam, Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonsia Andi Wiyana mengatakan pertemuan yang kali ini dilakukan adalah Batch II dengan total peserta 230 orang.

Sedangkan pada pekan sebelumnya, lanjut Andi, Bank Indonesia telah melaksanakan Temu Wartawan Daerah Bank Indonesia Batch I, dengan peserta mencapat 240an orang.

"Selamat datang. Kami berterimakasih kepada rekan-rekan telah hadir pada acara ini," terang dia memberikan sambutan. "Total tidak kurang 500an wartawan dan redaktur seluruh Indonesia bisa berkumpul bersama BI sejak pekan lalu," imbuhnya.

Di ujung sambutan yang diberikan, Andi berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik. Sebab pada gelaran ini Bank Indonesia menghadirkan pemateri dari kalangan para pakar di bidangnya.

"Selamat menikmati sajian pelatihan. Semoga rekan-rekan setelah pelatihan ini bisa menjadi rekan BI dalam menyuarakan kebijakan BI kepada masyarakat luas," pungkasnya.

Hadir dalam Wellcoming Dinner malam tadi adalah Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Andi Wiyana dan Direktur Departemen Komunikasi Arbonas Hutabarat.

Pada hari pertama Temu Wartawan Daerah Bank Indonesia hanya memiliki satu agenda yaitu Wellcoming Dinner yang diadakan di aula BI. Selain bersantap malam, wartawan dari Sabang sampai Merauke juga disuguhkan hiburan berupa tarian dan musik khas Betawi.

Sedangkan pada Senin (10/8/2016) pagi, menu selanjutnya yang disantap para peserta adalah sejumlah bahasan dari ekonomi mikro. Seperti Karakteristik Inflasi, Inflasi di Indonesia  dan Tantangannya, Program Pengendalian Inflasi Bank Indonesia melalui Pendekatan Pengembangan Klaster, Gerakan Nasional Non Tunai,  dan Kebijakan Uang Muka Kredit/Pembiayaan dan Perannya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi.

Pelatihan rencananya diadaan dalam konsep bincang-bincang. Dimana Bank Indonesia menghadirkan para pakar yang mereka miliki di bidangnya masing-masing. (*)

Penulis: heru prasetyo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved