Bank Pelat Merah Ini Salurkan KUR Rp 9,7 Triliun
Sektor perdagangan, hotel dan restoran masih mendominasi (KUR) diangka 58 persen. Sektor lainnya perkebunan, kehutanan, dan pertanian 23 persen.
Penulis: martin tobing | Editor: martin tobing
Laporan Wartawan Tribun Lampung Martin Lumban Tobing
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bank Negara Indonesia mengalokasikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2016 sebesar Rp 11,5 triliun.
Data per September lalu, BNI sudah menyalurkan KUR Rp 9,7 triliun kepada 39.400 debitur se- Indonesia.
Vice President Head Of Business Banking BNI Kantor Wilayah Palembang Tedi M Isman menyampaikan, wilayah yang dipimpinnya yakni Palembang, Lampung, Bangka Belitung, Jambi, dan Bengkulu per September lalu menyalurkan KUR Rp 600 miliar dialokasikan keapda 3.111 debitur.
Khusus di Lampung, sebanyak 315 debitur menerima kredit tersebut.
"Sektor perdagangan, hotel dan restoran masih mendominasi (KUR) diangka 58 persen. Sektor lainnya perkebunan, kehutanan, dan pertanian 23 persen".
"Khusus sektor Ekraf seperti jasa dunia usaha dan sosial masyarakat kisaran enam sampai delapan persen. Kualitas kredit debitur 100 persen dalam artian mampu selesaikan kewajiban dan pengelolaan keuangan baik," jelas Tedi Bimbingan Teknis Manajemen Keuangan Usaha Kreatif di Novotel Lampung, Selasa (11/10/2016) malam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bni-1011_20151110_200904.jpg)