Peserta BPJS Lepas Alat KB Dipungut Rp 100 Ribu

Terkait keluhan bapak/ibu untuk konfirmasi lebih lanjut dapat menghubungi atau datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Yth BPJS Kesehatan KCU Bandar Lampung. Kami peserta BPJS Kesehatan di Kota Bandar Lampung, satu keluarga lima orang ikut program BPJS, dan alhamdullilah kami jarang sakit.

Tempo hari ibunya anak - anak (kebetulan peserta KB), melepas alat KB dengan implan (susuk) di lengan kiri. Kebetulan memang sudah waktunya ganti di puskesmas tempat kami tinggal dan dikenakan biaya Rp 100.000.

Kami pun sudah jelaskan bahwa kami peserta BPJS aktif dan kami bertanya juga, bila pasang lagi dikenakan biaya antara Rp 250 ribu - Rp 300 ribu.

Yang kami tanyakan apakah biaya KB tidak dapat dicover dengan BPJS? Bagaimana dengan Kepres No 19. Tahun 2016 yang jelas - jelas menerangkan, bahwa mulai tanggal 1 April 2016 BPJS mengcover aseptor KB bagi pesertanya. Terima kasih atas penjelasannya.

Pengirim: +6281977222xxx

Tidak Dibebankan ke Peserta

Kami ucapkan terima kasih untuk informasi yang bapak sampaikan dan dijelaskan bahwa sesuai dengan ketentuan Perpres No. 19 tahun 2016 bahwa salah satu manfaat pelayanan promotif dan preventif pada Fasilitas Kesehatan (Faskes) TK I meliputi pemberian pelayanan Keluarga Berencana (KB ).

Selanjutnya untuk pelayanan KB tidak dipungut biaya, yang termasuk dalam penjaminan JKN-KIS BPJS Kesehatan adalah:

1.Jasa medis pasang/lepas Alat Kontrasepsi (ALKON) sebesar @Rp.100.000. Sementara untuk ALKON itu yang menyediakan BKKBN (Puskesmas/Dinkes dapat koordinasi dengan BKKBN dlm penyediaanya).

2. Suntik KB untuk yang 3 (tiga) bulan dengan jasa medis Rp.15.000,-

Semua biaya tidak dibebankan kepada peserta. Terkait keluhan bapak/ibu untuk konfirmasi lebih lanjut dapat menghubungi atau datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan untuk melengkapi informasi yang bapak sampaikan (kejadiannya kapan dan di puskesmas mana).

Edi Wiyono
Kepala Unit Manajemen Kepesertaan dan UPMP4 BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved