Mayat di OKU Timur Dipastikan M Pansor

BREAKING NEWS: Pembuang Mayat Mutilasi Anggota DPRD Dituntut 2,6 Tahun Penjara

Hal yang memberatkan, kata Sukaptono, adalah Tarmidi tidak menolak ajakan Brigadir Medi Andika untuk membuang mayat ke Martapura.

Tribun Lampung
M Pansor 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jaksa penuntut umum Sukaptono menuntut Tarmidi, terdakwa pembuang mayat mutilasi anggota DPRD Bandar Lampung M Pansor, dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan. Tuntutan ini dibacakan pada persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (28/11/2016).

Menurut Sukaptono, Tarmidi terbukti melakukan penadahan dan turut serta membuang mayat Pansor sebagaimana diatur dalam pasal 480 KUHP dan pasal 181 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan," ujar Sukaptono.

Hal yang memberatkan, kata Sukaptono, adalah Tarmidi tidak menolak ajakan Brigadir Medi Andika untuk membuang mayat ke Martapura sekalipun sudah mencium bau amis yang menyengat saat masuk mobil.

Hal yang meringankan, lanjut dia, terdakwa belum pernah dihukum, berlaku sopan selama persidangan, dan terdakwa mengakui terus terang perbuatannya.

Penulis: wakos reza gautama
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved