Gusdurian: Mau Jadi Pemimpin? Belajarlah Pada Petani yang Bercocok Tanam

Penggiat Gusdurian Lampung Gatot Arifianto mengajak pelajar Way Kanan untuk belajar pada petani jika ingin menjadi pemimpin.

Gusdurian: Mau Jadi Pemimpin? Belajarlah Pada Petani yang Bercocok Tanam

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAY KANAN - Penggiat Gusdurian Lampung Gatot Arifianto mengajak pelajar Way Kanan untuk belajar pada petani jika ingin menjadi pemimpin. Pernyataan itu disampaikan pemilik gelar adat Ratu Ulangan tersebut saat mengisi materi kepemimpinan bagi peserta kemah bhakti Pemuda Peduli Lingkungan dan Alam (Pemula) setempat.

Satu tugas pemimpin, kata dia,  bukan untuk mencari pengikut namun mempersiapkan pemimpin berikutnya yang memerlukan proses. "Apa saja yang dilakukan petani?" tanya Ketua PC GP Ansor Way Kanan itu kepada pelajar SMA sederajat yang mengikuti kegiatan berlangsung di Lapangan Tiyuh Bindom KM4 Blambangan Umpu itu.

Sejumlah peserta menjawab petani adalah orang bercocok tanam. Hal dilakukan petani antara lain menyemai benih, merawat, memupuk agar tanaman tumbuh optimal hingga memanen pada waktunya.

"Lalu bagaimana dengan hasil panennya? Apakah petani menikmatinya sendiri?" tanya Gatot lagi merespon jawaban peserta. Para pelajar yang ikut kegiatan dengan cepat menjawab tidak. Hasil panen petani menurut mereka dinikmati banyak orang.

"Banyak orang menikmati hasil petani, seperti itu pula ketika menjadi pemimpin. Apa yang dilakukannya harus bermanfaat bagi banyak orang. Selain itu, pemimpin harus sebagaimana petani, mempersiapkan regenerasi atau pemimpin berikutnya. Dan itu butuh waktu seperti bagaimana petani merawat biji menjadi tanaman hingga berbuah dan bisa dipanen," papar Gatot.

Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved