Hutan Mangrove di Sragi dan Ketapang Cocok Jadi Wilayah Wisata
Keberadaan kawasan hutan mangrove di pesisir pantai timur Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi dan Desa Brundung, Kecamatan Ketapang memiliki potensi
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: soni
Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Keberadaan kawasan hutan mangrove di pesisir pantai timur Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi dan Desa Brundung, Kecamatan Ketapang memiliki potensi untuk bisa dikembangkan sebagai kawasan wisata hutan mangrove.
Ini pun menjadi harapan dari Kepala Desa Brundung Sultan. Ia mengatakan kawasan hutan mangrove di wilayah desanya sangat potensial untuk bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata.
“Sangat bisa. Apalagi hutan mangrovenya masih cukup asri. Kalau bisa dijadikan kawasan wisata tentu akan memiliki nilai tambah kepada warga,” kata dia, rabu (21/12)
Potensi ini pun diamini oleh Kepala Dinas Kehutanan Lampung Selatan Prianto Putro. Ia mengatakan hal itu sangat terbuka dilakukan. Keberadaan kawasan jalur hijau hutan mangrove di pesisir pantai timur kecamatan Ketapang dan Sragi dapat saja untuk tempat tujuan wisata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/hutan-mangrove-di-lamsel_20161221_211450.jpg)