Mitra Bentala: Pemerintah Harus Tegas Lindungi Jalur Hijau Hutan Mangrove

Rizani dari Mitra Bentala Lampung melihat masalah kerusakan kawasan hutan mangrove di pesisir pantai timur sudah menjadi persoalan klasik karena menja

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: soni

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Rizani dari Mitra Bentala Lampung melihat masalah kerusakan kawasan hutan mangrove di pesisir pantai timur sudah menjadi persoalan klasik karena menjadi areal tambak warga.

Menurutnya, perlu ada ketegasan dari pemerintah untuk melindungi kawasan hutan mangrove yang tersisa. Jangan sampai kawasan hutan mangrove tersebut terus berkurang untuk dijadikan areal tambak.

“Pemerintah harus memiliki ketegasan. Jika memang kawasan hutan mangrove pada jalur hijau tersebut dilindungi, harus ada upaya untuk mempertahankannya,” kata Rizani, kamis (22/12)

Upaya rehabilitas, lanjutnya, juga perlu dilakukan oleh pemerintah. Apalagi kawasan pesisir pantai timur yang merupakan tanah lumpur memang menjadi habitat bagi hutan mangrove.

Dan tidak kalah penting, ujar Rizani, pemerintah juga memberikan sosialisasi kepada warga tentang pentingnya keberadaan hutan mangrove untuk mencegah terjadinya abrasi pantai.

Menurutnya, warga yang memiliki tambak juga perlu diberi pemahaman jika keberadaan hutan mangrove penting bari keberlangsungan tambak mereka.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved