Headline News Hari Ini
Erlan Mengaku Tak Punya Modal
Kondisi kolong atau bagian bawah flyover yang teduh dan terkesan nyaman di Bandar Lampung, mulai dimanfaatkan sejumlah pedagang kaki lima
Penulis: Dewi Anita | Editor: taryono
BANDAR LAMPUNG, TRIBUN - Kondisi kolong atau bagian bawah flyover yang teduh dan terkesan nyaman di Bandar Lampung, mulai dimanfaatkan sejumlah pedagang kaki lima dan makanan untuk berdagang.
Pantauan Tribun, kondisi tersebut terlihat di bawah atau kolong flyover Jalan Gajah Mada-Antasari dan flyover Jalan Sultan Agung-Ryacudu.
Bahkan flyover di Jalan Sultan Agung ini kerap digunakan masyarakat untuk memarkirkan kendaraannya.
Seorang pedagang kaki lima (PKL) di kolong flyover Jalan Gajah Mada-Antasari, Erlan mengaku sudah menjajakan barang dagangannya beberapa hari lalu.
"Ya baru-baru ini saya jualan sendal/sepatu di sini. Biasanya empat kali dalam seminggu mulai jualan pukul 10.00-13.00 WIB," tuturnya saat dijumpai, Minggu (8/1).
Apa alasan warga berdagang di bawah flyover? Tidak punya modal atau ikut-ikutan dengan yang lain? Apa langkah petugas Badan Polisi (Bapol) PP Kota Bandar Lampung terkait masalah tersebut? Baca ulasan lengkapnya di Koran Tribun Lampung edisi Senin 9 Januari 2017
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kolong-flyover-dilarang-untuk-berdagang_20170108_213149.jpg)