Briptu Niazi Peluk Kerabat Usai Divonis Satu Tahun Penjara

“Saya pikir-pikir dulu. Mau berunding dengan keluarga bagusnya seperti apa,” ujar dia usai persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu

TRIBUN LAMPUNG/Wakos Gautama

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Anggota Satuan Sabhara Polresta Bandar Lampung Brigadir Satu Niazi Yusuf mengatakan pikir-pikir, atas putusan majelis hakim yang menghukumnya satu tahun penjara, sebagai penyalahguna narkotika.

“Saya pikir-pikir dulu. Mau berunding dengan keluarga bagusnya seperti apa,” ujar dia usai persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (11/1/2017).

Niazi mengaku putusan majelis hakim sudah adil.

Walaupun, dirinya masih tetap merasa tak terlibat dalam penyelundupan sabu, ke sel Polresta Bandar Lampung.

Suasana tampak haru begitu palu hakim mengakhiri sidang.

Niazi memeluk para kerabat yang datang di ruang sidang.

Beberapa kerabat terlihat menitikkan air mata.

Sementara, Niazi terlihat tegar.

Penulis: wakos reza gautama
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved