Memasuki Bulan Puncak DBD, Diskes Minta Masyarakat Waspada

Dari tiga tahun terakhir berdasarkan hasil laporan kabupaten/kota puncak kasus DBD terjadi di Januari dan Februari.

Memasuki Bulan Puncak DBD, Diskes Minta Masyarakat Waspada
TOTO SIHONO
Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti dan DBD 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang sangat terkait dengan musim penghujan. Karena nyamuk betina, Aedes Agypty, pembawa virus dapat berkembang pesat di genangan air.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana. Melihat data dalam tiga tahun terakhir, kata Reihana, angka kasus DBD di Lampung mengalami kenaikan.

"Dari tiga tahun terakhir berdasarkan hasil laporan kabupaten/kota puncak kasus DBD terjadi di Januari dan Februari. Untuk itu, perlu kewaspadaan kita semua untuk mencegah terjadinya DBD di lingkungan kita dengan melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan cara 3M Plus (Menguras, Menutup dan Mendaur Ulang barang bekas). Plus menghindari gigitan nyamuk," kata Reihana, dalam rilis yang dikirimkan Diskes Lampung, Jumat (13/1/2017).

Berdasarkan data, jumlah kasus DBD untuk 2014 adalah 1.317 kasus. Dengan angka kematian 16 orang (IR 16,37 ; CFR 1,21%). Kemudian, lanjut Reihana, pada 2015 tercatat ada 2.996 kasus dengan 31 angka kematian (IR 37,24; CFR 1,03%).

"Sedangkan untuk 2016, data sementara adalah 4.523 kasus. Dengan angka kematian 15 orang meninggal (56,23; CFR 0,33%). Itu angka sementara, karena masih ada kemungkinan bertambah," kata Kasubbag Humas Diskes Lampung Asih Hendrastuti, Jumat (13/1/2017).

Untuk itu, tambah Asih, langkah-langkah dalam rangka menurunkan angka kasus tersebut, Diskes Lampung akan melakukan kampanye PSN.

"Selain itu juga kami akan membagikan logistik larvasida (bahan abatisasi) dan insektisida (bahan pengasapan) ke kabupaten/kota," papar Asih.

Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved